Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3 Cara Mengobati Pembengkakan Jantung, Pengobatan Resep Dokter

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Minggu, 04 Juni 2023 |08:45 WIB
3 Cara Mengobati Pembengkakan Jantung, Pengobatan Resep Dokter
Sakit jantung (Foto: Metropolis)
A
A
A

JIKA mengalami pembengkakan jantung, tidak boleh diabaikan begitu saja. Hal itu harus segera diobati agar tak berakibat fatal.

Saat jantung mengalami pembengkakan maka disebut dengan kardiomegali. Kondisi ini sejatinya bukanlah penyakit.

 pembengkakan jantung

Namun kondisi pembengkakan jantung dapat menyebabkan komplikasi seperti stroke dan gagal jantung. Hal ini disebabkan karena saya jantung membesar tidak dapat memompa darah seefisien jantung yang tidak membesar.

Perlu diketahui, kalau kondisi orang dengan kondisi pembengkakan jantung terkadang tidak menimbulkan gejala apapun. Adapun gejala meliputi: sesak napas, irama jantung yang tidak teratur (aritmia) atau jantung berdebar-debar, pembengkakan di kaki, dan pergelangan kaki yang disebabkan oleh penumpukan cairan (edema), dan kelelahan sampai pusing.

Sementara penyebab dari pembengkakan jantung paling umum karena ada penyakit jantung iskemik dan tekanan darah tinggi.

"Mungkin ada efek lain pada tubuh, ketika Anda memiliki kardiomegali, lebih rentan mengalami pembekuan darah di lapisan jantung. Jika gumpalan darah pecah dan masuk ke aliran darah, itu bisa menyebabkan stroke dan mengembangkan ritme jantung tidak teratur," keterangan dalam Healthline.

Pengobatan untuk pembengkakan jantung ini, dikatakan ada beberapa, di antaranya seperti,

1. Pengobatan resep dokter

Opsi pertama bagi penderita pembengkakan jantung bisa diobati dengan resep dokter. Obat dapat diresepkan untuk mengobati irama jantung yang tidak normal dan tekanan darah tinggi.

Diuretik dapat diresepkan untuk menurunkan tekanan di arteri. Sementara antikoagulan dapat mengurangi risiko penggumpalan darah.

 BACA JUGA:

2. Penggunaan implantable cardioverter-defibrillator (ICD)

Saat seseorang mengalami kardiomegali atau pembengkakan jantung, saat obat tidak berperan efektif maka opsinya pemasangan ICD. Alat pacu jantung dapat dipasang untuk mengatur detak jantung pada mereka yang menderita kardiomiopati dilatif.

"Orang dengan aritmia parah mungkin memerlukan implantable cardioverter-defibrillator (ICD) untuk memberikan kejutan untuk mengontrol irama jantung," keterangan dalam Medical News Today

 BACA JUGA:

3. Operasi

Pengobatan lain untuk pembengkakan jantung ialah operasi. Pilihan ini disediakan untuk kasus kardiomegali lebih parah, atau bagi mereka yang tidak menanggapi pengobatan lain.

Namun, bergantung pada beberapa faktor, operasi berikut mungkin direkomendasikan untuk penderita kardiomegali: operasi katup jantung, operasi bypass koroner, atau transplantasi hati.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement