Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Melihat Geliat Pariwisata Labuan Bajo Usai KTT ASEAN

Antara , Jurnalis-Senin, 29 Mei 2023 |01:45 WIB
Melihat Geliat Pariwisata Labuan Bajo Usai KTT ASEAN
Pimpinan negara ASEAN menyaksikan keindahan Labuan Bajo di atas kapal pinisi. (Foto: ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)
A
A
A

Pemasukan yang dikantongi pun mencapai Rp15 juta hanya dalam beberapa hari, sementara pada hari biasa mencapai Rp10 juta dalam sebulan.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Labuan Bajo meningkat hingga 30 persen.

“Target untuk 1,1 juta per tahun wisatawan mancanegara untuk Labuan Bajo dengan bandara baru dan interkoneksi lebih baik. Dengan adanya event ini harapannya sih bisa naik 20-30 persen pada musim puncak April-Mei-Juni 2023,” ujarnya.

Meski menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan, Labuan Bajo diakui masih memiliki keterbatasan. Contohnya, Taman Nasional Komodo yang menerapkan pembatasan hanya untuk 200.000 wisatawan demi menjaga keberlanjutan dan kualitas.

Perputaran ekonomi pada KTT ke-42 ini, diperkirakan para delegasi menghabiskan dana lebih dari Rp2 juta per pax. Sedangkan melihat animo wisata yang tinggi diproyeksikan terdapat peningkatan pengeluaran sebesar 20-25 persen per pax. Per pax adalah istilah yang biasa digunakan dalam industri perjalanan dan perhotelan untuk merujuk pada harga atau biaya layanan atau produk per orang.

 

Tak hanya sampai di situ, dampak positif bagi sektor pariwisata lainnya yakni sebanyak 87,6 persen delegasi yang menghadiri KTT menyatakan akan kembali mengunjungi Labuan Bajo. Selain itu, sebanyak 80 persen delegasi akan merekomendasikan Labuan Bajo sebagai lokasi wisata dan 64 responden menilai penyelenggaraan KTT ASEAN cukup baik.

Survei yang dilakukan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPLOBF) ini dilakukan dengan pengambilan sampel sebanyak 350 dari total 600 delegasi yang hadir.

Keindahan Labuan Bajo rupanya membuat para delegasi yang hadir terbuai hingga melanjutkan masa tinggal untuk berwisata, usai konferensi tersebut. Bahkan, para delegasi menghabiskan waktu di Pantai Pink dan ke Pulau Rinca untuk melihat secara langsung hewan purba komodo di habitat asli.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement