Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Fakta Menarik Uzbekistan, Lokasi Makam Imam Bukhari Perawi Hadist Terbaik

Kiki Oktaliani , Jurnalis-Selasa, 23 Mei 2023 |06:00 WIB
7 Fakta Menarik Uzbekistan, Lokasi Makam Imam Bukhari Perawi Hadist Terbaik
Kompleks Makam Imam Bukhari di Samarkand, Uzbekistan. (Foto: Orexca.com)
A
A
A

REPUBLIK Uzbekistan punya banyak keunikan. Negara yang terkurung daratan di Asia Tengah ini juga menyimpan banyak sejarah peradaban Islam masa lalu. Salah satu situs sejarah yang populer adalah Makam Imam Bukhari, perawi hadist terbaik.

Uzbekistan adalah negara dua benua karena wilayahnya masuk daratan Asia Tengah dan Eropa Timur. Uzbekistan dulunya bagian dari Uni Soviet sebelum merdeka pada 1991.

Saat berkunjung ke Uzbekistan, wisatawan akan menemukan banyak pilihan roti karena roti merupakan makanan pokok bagi mayoritas penduduk di negara tersebut.

 BACA JUGA:

Berikut 7 fakta menarik Uzbekistan.

1. Makam Imam Bukhari

Abu Abdillah Muhammad bin Ismail Al-Bukhari atau Imam Bukhari adalah ulama perawi hadist terbaik di antara para ahli hadist lainnya.

Hadist yang dikumpulkan Imam Bukhari memiliki derajat yang tinggi tingkat kesahihannya dan jadi rujukan bagi umat Islam seluruh dunia dalam mempelajari sunnah-sunnah Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam.

Ilustrasi

Makam Imam Bukhari

Imam Bukhari lahir di Bukhara,Uzbekistan pada 13 Syawal 194 Hijriah atau 21 Juli 810 Masehi. Beliau wafat pada 1 Syawal 256 H atau 1 September 870.

Makam Imam Bukhari diyakini terletak di Samarkand, Uzbekistan dan kini jadi destinasi wisata religi Muslim yang tak pernah sepi dikunjungi peziarah.

 BACA JUGA:

Lokasi Makam Imam Bukhari dulunya tak banyak yang tahu. Pada 1959, Presiden Soekarno dalam kunjungan ke Uni Soviet untuk meminta dukungan negara komunis tersebut, turut memohon agar pemerintah Soviet untuk menemukan kembali Makam Imam Bukhari.

Akhirnya makam tersebut ditemukan dan Soekarno meminta agar makam Sang Imam dirawat.

Ilustrasi

Uzbekistan (Independent)

Soekarno bahkan menawarkan emas seberat makam Imam Bukhari sebagai penggantinya apabila Uni Soviet tidak mampu merawat makam tersebut.

BACA JUGA:

8 Masjid Keren di Jakarta Sering Jadi Tujuan Wisata Religi, Pas Buat Ramadhan! 

2. Emas putih di Uzbekistan

Uzbekistan adalah negara penghasil kapas terbesar kedelapan dan pengekspor kapas terbesar ke-11 di dunia. Kapas di Uzbekistan sering disebut sebagai emas putih.

Industri kapas Uzbekistan terus bergeliat, tapi kelompok aktivis Hak Asasi Manusia negara Barat pernah mengkritik pemerintah Uzbekistan memaksa sekitar 1.000.000 pelajar, pegawai pemerintah, bahkan dokter untuk memetik ladang kapas Uzbekistan.

3. Danau Asin

Terkurung di daratan Asia Tengah, Uzbekistan tak punya laut, tapi memiliki danau air asin. Meski sebenarnya danau, tapi perairan seluas 68.000 kilometer itu lebih dikenal dengan nama Laut Aral yang terletak di wilayah Uzbekistan dan Kazakhstan.

Laut Aral merupakan danau air payau terbesar keempat di dunia. Namun, danau tersebut mengering akibat ekploitasi besar-besaran oleh manusia.

4. Permukiman purba

Uzbekistan diyakini sudah dihuni oleh manusia sejak milenium kedua Sebelum Masehi. Hal itu dibuktikan dengan adanya temuan-temuan perkakas-perkakas purba manusia dan monumen-monumen kuno di wilayah Fergana, Tashkent, Bukhara, Khorezm, dan Samarkand.

 

5. Penghasil Emas

Menurut data 2020, Uzbekistan adalah pemimpin dunia dalam produksi emas. Saat itu, Uzbekistan mempertahankan urutan kedua dalam produksi emas dan hingga saat ini menempati urutan keempat dalam cadangan emasnya.

Tambang emas tersebut terletak di Muruntau, di gurun Kyzylkum, ukuran tambangnya mencapai panjang 3,5 km dan lebar 2,7 km, kedalaman 600m.

6. Satu-Satunya yang Memiliki Metro

Dari semua negara di Asia Tengah, hanya Uzbekistan yang memiliki metro. Metro Tashkent adalah tempat yang patut dikunjungi.

Metro Tashkent adalah metro terindah di dunia, yang dindingnya dihiasi dengan mozaik dan kaca berwarna, dan yang lebih modern dihiasi dengan pola geometris dan plesteran.

 Ilustrasi

7. Jejak dinosaurus

Ilmuwan menemukan jejak dinosaurus di lereng pegunungan Hissar, Uzbekistan. Jejak itu diperkirakan berusia lebih dari 75 juta tahun.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement