Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ternyata Ini Alasan Kenapa Bayi Burung Merpati Jarang Terlihat

Anjasman Situmorang , Jurnalis-Rabu, 17 Mei 2023 |04:02 WIB
Ternyata Ini Alasan Kenapa Bayi Burung Merpati Jarang Terlihat
Bayi merpati bersama induknya (Foto: birdsandblooms/Arthur Scherwin)
A
A
A

Walcott menjelaskan, bayi merpati punya sifat yang lebih memberontak. Mereka punya bulu merah muda kecil dan agak semi-transparan.

Sementara itu, burung merpati dewasa merupakan sosok orangtua yang baik. Sang induk betina maupun jantan akan merawat dan memberi bayinya makan. Jika salah satu induk meninggal, maka akan sulit bagi yang lainnya membesarkan bayi merpati.

Merpati bayi bertahan hidup dengan diet susu merpati sampai mereka cukup umur untuk mengonsumsi makanan yang padat. Kebanyakan merpati memakan biji-bijian, sama seperti nenek moyangnya.

"Orangtua memuntahkan hal-hal menarik seperti biji jagung dan sebagainya," sebut Walcott.

Burung Merpati

(Foto: birdsandblooms/Eileen Cole)

Ketika bayi merpati mulai dewasa dan meninggalkan sarang, dia akan mengabaikan induknya. Dia mulai makan sendiri untuk pertama kalinya dan bergabung dengan kawanan yang lain.

Mereka akan berkumpul bersama-sama setiap hari di satu area tertentu. Walcott menambahkan bahwa merpati kota merupakan hewan yang cukup teritorial.

Jika seseorang mengambilnya, dia akan kembali ke tempat tersebut meskipun tidak dalam waktu yang cepat.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement