Perawatan luka diabetes yang benar, dilakukan dan dipantau oleh dokter, telah berhasil menekan angka amputasi pada penderita diabetes dengan gangguan sumbatan aliran darah di arteri perifer atau Peripheral Artery Disease (PAD).
"Penggunaan berbagai dressing modern untuk mengatasi infeksi dan menjaga agar suasana luka tetap lembap itu sangat penting," tutur dr. Adisaputra Ramadhinara, Wound Care Physician Heartology Cardiovascular Center.
"Kenapa harus lembap? Karena, dalam suasana lembap pertumbuhan jaringan baru menjadi lebih optimal dan proses penutupan luka oleh sel kulit baru bisa terjadi dengan lebih cepat," sambungnya.
Maka dari itu, dr Adi menyarankan agar tidak memakai kassa sebagai penutup luka, karena kassa tak bisa menjaga kelembapan daerah luka dan malah justru bisa meningkatkan risiko infeksi.
"Kassa itu punya tekstur bolong-bolong dan dari sana bakteri bisa masuk dan berisiko menginfeksi luka. Butuh 64 lapis baru kassa aman menghalau masuknya bakteri ke area luka," jelasnya.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.