ADA 5 larangan unik yang sebaiknya tidak dilakukan saat traveling di Maroko. Negara di Afrika Utara ini memang sangat menjunjung tinggi budaya Islam.
Wajar saja terkadang aturan lokalnya berbeda dengan yang berlaku di negara liberal seperti Eropa dan Amerika Serikat.
Setiap traveler tentu harus memahami makna dari peribahasa 'di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung tinggi'.
Artinya saat berkunjung di suatu negara wajib menjunjung tinggi aturan dan norma yang berlaku di destinasi tersebut.
BACA JUGA:
Tak terkecuali saat berkunjung ke Maroko. Ada sederet aturan lokal dan larangan yang harus ditaati traveler, apa saja?
Berikut 5 larangan unik di Maroko
1. Larangan menggunakan baju terbuka
Maroko merupakan negara kerajaan yang menerapkan hukum Islam, sehingga wisatawan diharapkan menghormati aturan lokal yang berlaku termasuk perihal pakaian.
Berpakaian terbuka di tempat umum terutama bagi wanita di Maroko adalah hal yang tabu dan terlarang.

Pengantin di Maroko
Alangkah baiknya gunakan pakaian yang pantas untuk menutupi tubuh atau aurat saat pergi ke hotel, restoran, atau kemana pun di Maroko.
BACA JUGA:
2. Larangan Makan dengan tangan kiri
Sebagai negara mayoritas Muslim, masyarakat Maroko juga menerapkan adab atau etika dalam hal makan. Jadi sebagaimana disunnahkan dalam Islam, makan harus menggunakan tangan kanan.
Begitu juga budaya yang berlaku di masyarakat Maroko. Jadi hindari mengambil dan
mengonsumsi makanan dengan tangan kiri, karena tangan kiri dianggap kurang pantas untuk makan karena sering digunakan untuk cebok.