Masruroh melanjutkan, peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat Labuan Bajo dan sekitarnya pun terbuka melalui ajang tersebut.
“Kami sejak awal ingin menginisiasi acara yang mendorong dan meningkatkan partisipasi masyarakat serta menghibur wisatawan. Lewat kegiatan ini kami juga ingin membuat masyarakat merasa ‘memiliki’ KTT Asean yang dilaksanakan di Labuan Bajo," terangnya.

Dalam kesempatan serupa, Direktur Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Shana Fatina menambahkan antusiasme pelaku UMKM yang memasarkan produknya dalam kegiatan ini sangat tinggi. Ia mengungkapkan ada 67 pelaku UMKM yang terlibat dalam Pesta Rakyat ini.
"Kami melihat antusiasme seluruh lapisan masyarakat ini sangat tinggi dan mungkin ini bisa menjadi barometer bagi kita dalam membuat acara, di antaranya harus ada ruang yang lebih luas karena sudah banyak pelaku yang siap memamerkan karyanya ke publik," pungkasnya.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.