Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Otak Pria Ini Meledak Usai Bersin, Sampai Keluar Darah!

Wiwie Heriyani , Jurnalis-Sabtu, 06 Mei 2023 |06:00 WIB
Otak Pria Ini Meledak Usai Bersin, Sampai Keluar Darah!
Sam Messina, (Foto: Daily Mail)
A
A
A

BERAWAL dari bersin, kejadian tak terduga yang mengerikan dialami oleh seorang pria asal Alabama, Amerika Serikat.

Bagaimana tidak, pria bernama Sam Messina tersebut, mengutip laporan Daily Mail, Sabtu (6/5/2023) tiba-tiba mengalami pendarahan otak usai bersin, gumpalan darah di bagian tengkoraknya diketahui pecah.

Sam sendiri, diketahui memang sedang menderita aneurisma, kondisi terjadinya penggumpalan darah di otaknya yang tidak kunjung pecah hingga di usianya yang ke-20 tahun. Kemudian, sesaat dirinya telah bersin, gumpalan darah di otaknya pecah seperti meledak. Akibatnya, darah pun mengalir mengucur keluar dari lubang hidungnya.

“Otak saya meledak dan gumpalan keluar dari lubang hidung saya,” ujar Sam.

Gerakan bersin yang memberikan tekanan tersebut menyebabkan darah menyembur keluar dari hidungnya, akhirnya memicu stroke dan menyebabkan Sam tak sadarkan diri karena pingsan beberapa menit kemudian.

Terlepas dari kejadian mengerikan yang ia alami, menurut Sam bersin itu justru jadi cara yang cukup ampuh untuk memecahkan gumpalan darah di otaknya itu.

“Itu menyebabkan saya terkena stroke juga, jadi saya pingsan dan seharusnya sudah mati. Tapi karena saya bersin, itu adalah cara yang paling damai untuk memecahkan penggumpalan darah ini,” curhatnya.

Sam kemudian dilarikan ke rumah sakit, begitu selesai diperiksa, dokter lalu mendiagnosisnya dengan kondisi langka yang menyebabkan pembuluh darah kusut.

Selanjutnya Sam harus menjalani tiga operasi hanya dalam kurun waktu satu minggu, bertujuan untuk menghilangkan gumpalan darah hingga akhirnya bisa sembuh total. Selama seminggu berada di rumah sakit, bagian belakang kepala Sam akhirnya harus mendapatkan 27 staples semacam jahitan.

Dokter menyebut Sam memiliki aneurisma yang mematikan dan dia didiagnosis menderita arteriovenous malformation (AVM). AVM secara medis merupakan kondisi yang menyebabkan kusutnya pembuluh darah yang menghubungkan arteri dan vena di otak. Malformasi arteri vena biasanya adalah bentuk gangguan kongenital atau bawaan lahir.

Arteri dan vena yang bisa pecah ini, menyebabkan terjadinya pendarahan di kepala. Kondisi ini bisa terjadi pada banyak tempat dalam tubuh, namun kasus terbanyak terjadi di organ otak atau paru.

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement