MENGULAS perbedaan ukuran besarnya ular piton, boa, dan anaconda. Ular termasuk reptil paling berbahaya di dunia karena bisa atau racunnya bisa membunuh mangsa bahkan manusia.
Menurut WHO, ada sekitar 5,4 juta kasus gigitan ular setiap tahun di dunia. Kemudian selalu ada 81.410 hingga 137.880 kematian yang disebabkan oleh ular setiap tahunnya.
National Geographic menyebutkan bahwa ada lebih dari 3.000 spesies ular yang tersebar di seluruh belahan dunia kecuali Antartika, Islandia, Irlandia, Greenland, dan Selandia Baru.
BACA JUGA:
Namun dari banyaknya spesies ular di dunia, jenis ular piton, boa, dan anaconda dianggap sebagai ular paling besar di dunia.
Berikut perbedaan ukuran antara ular piton, boa dan anaconda.
Mengutip dari USA Today, spesies ular terpanjang di dunia adalah jenis sanca atau piton yang rata-rata mencapai 6,25 meter atau 20,5 kaki.
Bahkan data menunjukan piton terpanjang pernah ditemukan pada 1912 dengan panjang mencapai 10 meter.
Itu artinya ular ini lebih panjang dari tinggi jerapah. Spesies ini biasanya banyak ditemukan di daerah hutan hujan ataupun padang rumput di wilayah Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura dan Indonesia.
Namun jika berbicara ular dengan bobot paling berat, maka jawabannya anaconda. Spesies anaconda hijau dapat memiliki berat hingga 550 pound. Bahkan anaconda terberat yang pernah tercatat memiliki bobot 227 kilogram atau sekitar 500 pound.