UPAYA pengelola kereta api bawah tanah di Jepang memang patut dijadikan contoh dalam mengelola dan menjaga barang penumpang yang tertinggal.
Hal ini rupanya mulai ditiru oleh PT KAI Daop 1 Jakarta yang memastikan barang penumpang yang tertinggal tetap aman.
Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa menjelaskan, ada banyak barang penumpang yang tertinggal di stasiun maupun gerbong kereta api.
Ia memastikan barang tersebut akan diamankan dan disimpan apabila ditemukan oleh petugas atau diserahkan penumpang lain yang menemukannya.

"Terkait dengan barang yang ditemukan oleh petugas, yang tertinggal oleh penumpang. Selama itu ditemukan oleh petugas, maka akan kami masukkan ke dalam sistem lost and found. Akan diamankan. Selama itu ditemukan oleh petugas ya," kata Eva saat ditemui di Stasiun Pasar Senen belum lama ini.
Eva menegaskan kepada penumpang yang akan turun di stasiun Daop 1 untuk memerhatikan dan melakukan pengecekan kembali terhadap barang bawaannya pada saat sebelum turun dari kereta api.
Dirinya mengimbau pada saat tiba di stasiun tidak perlu terburu-buru, cek kembali semua barang bawaannya, khususnya di area kursi, karena biasanya cukup banyak penemuan barang tertinggal di atas gerbong kereta api, pada saat kondisi arus balik atau penumpang turun.
"Dari data penemuan sejak tanggal 24 April lalu sampai dengan Kamis, 27 April 2023, sudah ditemukan sekitar 70 barang tertinggal milik penumpang. Dan ada beberapa mayoritas yang memang barang berharga di area kursi seperti misalnya handphone atau dompet, tanda pengenal, atau bisa juga laptop," ujar Eva.
Namun, bagi penumpang yang merasa barangnya tertinggal di wilayah Daop 1 Jakarta kata Eva, tidak perlu risau untuk mendapatkan kembali barangnya.
Sebab, barang yang hilang akan masuk dalam sistem lost and found, dan penumpang hanya perlu membawa bukti berupa tiket perjalanan pada hari keberangkatan atau kedatangan.

(Foto: MPI)
Barang-barang tersebut akan disimpan dan akan dilakukan pendataan ke sistem lost and found, sehingga pengguna jasa yang mungkin merasa barangnya tertinggal, untuk bisa melakukan pengecekan apakah barang tersebut diamankan oleh petugas, dan ada pada sistem lost and found kami.
"Ini bisa menghubungi stasiun terdekat. Karena memang sistemnya sudah online, sehingga bisa langsung dilihat nanti untuk laporannya seperti apa dan dicocokkan dengan penemuan barang yang ada apa saja. Untuk pengambilannya tentu wajib membawa data diri dan juga mungkin bukti perjalanan ya, seperti mungkin bukti tiket dalam bentuk hard copy atau soft copy," tutupnya.
(Rizka Diputra)