Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada Penyakit Saraf Mulai Menyerang Usia Muda

Tim Okezone , Jurnalis-Senin, 24 April 2023 |04:00 WIB
Waspada Penyakit Saraf Mulai Menyerang Usia Muda
Saraf terjepit. (foto: Freepik)
A
A
A

SARAF terjepit atau dalam dunia medis disebut Lower Back Pain (LBP) telah menjadi penyebab utama hidup dengan keterbatasan fisik (disabilitas) selama bertahun-tahun sejak 1990. Bahkan pada 2017, prevalensi penderita LBP diperkirakan mencapai 7,5 persen dari populasi dunia.

Penyakit ini tak hanya diderita lansia, tapi juga anak muda karena gaya hidup tak sehat dan kurangnya berolahraga. Demikian yang dijelaskan oleh Dokter Spesialis Orthopedy,  dr. Rizky Notario Haryanto Putro, Sp.OT.

 BACA JUGA:

dr. Rizky mengatakan, saraf kejepit sendiri terbagi menjadi dua tipe dilihat dari sisi letak penjepitan, yaitu Herniated Nucleus Pulposus (HNP) dan Nerve Entrapment Syndrome.

Saraf terjepit

HNP adalah kondisi di mana bantalan atau cakram yang berada di antara tulang belakang (soft gel disc atau nucleus pulposus) keluar dari posisi semula atau robek dan menjepit cabang saraf di sekitarnya. Sedangkan, nerve entrapment syndrome adalah kondisi ketika jaringan sekitar saraf seperti ligamen dan osteofit menekan saraf.

 BACA JUGA:

"Untuk mengetahui tipe saraf kejepit yang dialami, pasien perlu melakukan pemeriksaan penunjang seperti X-Ray, Computed Tomography scan (CT scan) scan, hingga Magnetic Resonance Imaging (MRI)," terang dr. Rizky dalam sebuah kesempatan.

Gejala yang ditimbulkan biasanya meliputi mati rasa atau berkurangnya sensasi di area yang dilalui oleh saraf, munculnya rasa nyeri yang tajam atau seperti terbakar, kesemutan, otot terasa lemah, hingga kaki dan tangan sering kali sulit digerakkan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement