BADAN Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menginformasikan bahwa ditemukan ikan makarel kaleng yang dipalsukan. Tindakan tegas dilakukan untuk mencegah kejadian terulang.
"Ada ikan makarel kaleng yang dipalsukan. Kami akan tindak tegas," kata Kepala BPOM Penny K. Lukito dalam webinar, Senin (17/4/2023).

(Foto Ilustrasi: Timesofindia)
Penindakan yang sudah dilakukan sejauh ini adalah menarik produk dari pasar dan akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Informasi selanjutkan akan kami laporkan secara berkala ke masyarakat. Ini menjadi public warning bagi masyarakat bahwa ada ikan makarel kaleng yang dipalsukan," ungkap Penny.
Tidak dijelaskan lebih lanjut ada berapa jumlah temuan ikan makarel palsu, termasuk lokasi temuan kasus. Meski begitu, kabar ini sudah sepatutnya menjadi perhatian masyarakat, khususnya yang suka makan ikan kaleng.
Artinya, jangan pernah skip untuk mengecek label kemasan, tanggal kadaluarsa, pun kondisi kalengnya. Kalau memang sudah tidak layak, laporkan.
Cara tahu ikan makarel asli dan palsu

Menurut laporan The Guardian, ikan makarel palsu itu punya rasa yang hambar dan tentu saja nilai gizi tidak setinggi yang asli.
Selain itu, Ahli Strategi Agribisnis Prince Wale Adekoya menjelaskan bahwa ikan makarel palsu punya tekstur seperti plastik dan berbusa saat dimasak.
"Saat dimakan, ikan makarel palsu susah dicerna," jelas Adekoya.
(Helmi Ade Saputra)