Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada! Cedera dan Peradangan Ini Intai Kesehatan Para Gamer

Syifa Fauziah , Jurnalis-Selasa, 11 April 2023 |12:30 WIB
Waspada! Cedera dan Peradangan Ini Intai Kesehatan Para Gamer
ancaman kesehatan yang mengintai para gamer, (Foto: Freepik)
A
A
A

SEIRING dengan dunia e-Sport yang semakin berkembang pesat, semakin banyak pula gamer bermunculan. Baik gamer amatir hanya untuk hobi, atau pun gamer professional sebagai profesi.

Aktivitas bermain game, baik dengan ponsel atau pun melalui layar computer atau laptop, hadir dengan ancaman masalah kesehatan. Ya, ada risiko kesehatan unuk para gamer ketika bermain game ini secara berlebihan.

Dipaparkan dr. Erica Kholinne, SpOT(K), Ahli Bedah Ortopedi, memang pada dasarnya bermain game jadi bentuk rekreasi bagi banyak orang, namun jika dilakukan berlebihan menjadi tidak sehat, membuat para gamer rentan mengalami masalah cedera di area tangan.

“Game ini kan ada beberapa macamnya, ada yang mobile gaming, konsol, atau PC. Kalau mobile gaming lebih ke cedera tangan terutama di bagian ibu jari,” papar dr. Erica saat ditemu di acara Talkshow dan Buka Puasa Bersama Coda Indonesia di Jakarta, baru-baru ini.

 BACA JUGA:

“Kalau konsol atau PC, cederanya bisa sampai ke pergelangan tangan,” sambungnya.

Lebih lanjut, para gamer juga diungkap dr. Erica juga bisa rentan menderita Carpal Tunnel Syndrome (CTS), ketika otot mengalami peradangan karena selalu ada di posisi yang salah saat bermain game.

Pada tahap awal, CTS memang bukan masalah kesehatan yang serius. Jika di grade awal yang belum parah, CTS dikatakan dr. Erica masih bisa disembuhkan dengan streching, minum obat atau fisioterapi.

Namun beda cerita jika sudah semakin naik tingkatan keparahannya, maka penderitanya bisa sampai harus dibedah.

“Tapi kalau sudah makin parah, harus dilakukan pembedahan kecil. Jadi seperti membuka terowongan di dalam saraf, agar aliran darah busa berjalan lagi,” jelas dr. Erica

Maka dari itu, untuk mencegah terjadinya cedera tahap yang lebih serius, dr. Erica mengimbau untuk membiasakan ada jeda ketika bermain. Lalu, ketika bermain game PC atau konsol bisa mencari posisi duduk yang lebih nyaman.

“Sebenarnya masalah CTS ini bisa diatasi dengan 20 menit stretching atau jeda. Masalahnya, suka enggak stretching atau lupa. Cari juga kursi yang punya bantalan dan meja yang sejajar,” pungkas dr. Erica

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement