3. Striktur esophagus: Alias penyempitan kerongkongan, karena refluks asam mengiritasi lapisan kerongkongan. Lama kelamaan, kondisi ini bisa membuat jaringan parut pada kerongkongan dan penyempitan kerongkongan (striktur esofagus). Striktur esophagus bisa membuat seseorang jadi susah menelan, makanan tersangkut, dan nyeri di dada.
4. Luka di kerongkongan (ulkus esofagus): Asam lambung punya kemampuan untuk menghilangkan jaringan pada kerongkongan, ini mengakibatkan terbentuknya luka terbuka (ulkus esophagus). Luka terbuka ini yang bisa jadi penyebab rasa sakit yang sangat parah dan bahkan bisa sampai berdarah, makanya membuat penderitanya sulit menelan.
“Pengidap maag itu sangat penting menjaga pola makan tetap sehat dan teratur, untuk mencegah risiko komplikasi. Selain itu, konsultasi dengan dokter juga dibutuhkan jika mengalami kondisi maag atau gejala yang mengarah pada maag,” pungkas dr. Irwan
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.