SEDIKITNYA ada 13 larangan di Singapura yang penting diketahui traveler sebelum berkunjung ke Negeri Singa. Singapura boleh jadi kecil dan luasnya hanya sedikit lebih besar dari Kota Jakarta. Tapi, negara ini sangat maju.
Singapura penuh dengan tradisi multi-budaya, bahasa, makanan, adat, dan lain sebagainya. Singapura juga menjadi salah satu tempat teraman dan terbersih di Asia. Sehingga banyak turis berdatangan untuk menikmati keindahan negara ini.
Meski demikian, Singapura memiliki sejumlah larangan yang mempengaruhi kebiasan masyarakat umum.
Sebelum berkunjung, ketahui dulu daftar 13 larangan di Singapura seperti dikutip dari Explore Shaw.
1. Telanjang
Aturan di Singapura melarang orang bertelanjang baik di dalam rumah maupun dalam kamar hotel. Jika terlihat oleh orang lain, Anda bisa dilaporkan ke pihak berwajib karena dianggap melakukan tindakan pornografi.

Ilustrasi
Hukumannya bisa didenda USD2.000 atau sekira Rp30 juta lebih. Bisa juga dipenjara 3 tahun lho.
2. Mengunyah Permen Karet
Mungkin larangan yang paling terkenal di Singapura adalah mengunyah permen karet di tempat umum.

Ilustrasi
Nyatanya Singapura melarang keras mengunyah, menjual, dan membawa permen karet di Singapura. Mengunyah permen karet di Singapura merupakan bentuk kejahatan.

Kenapa Singapura Dijuluki Negeri Singa? Begini Sejarahnya
3. Memberi Makan Merpati di Jalanan
Berpikir dua kali sebelum memberi makan burung merpati di jalan. Tidak seperti di Indonesia, memberi makan burung di Singapura sangat dilarang. Anda mungkin saja akan dikenakan denda.
4. Narkoba
Pejabat Singapura dapat melakukan tes narkoba secara acak kepada masyarakatnya tanpa surat perintah. Pengguna narkoba yang tertangkap akan dikenakan hukuman 10 tahun penjara, denda USD 20 ribu, sampai hukuman mati.
5. Menerbangkan Layangan
Larangan di Singapura selanjutnya adalah menerbangkan layangan. Begitu banyak bencana dari menerbangkan layangan. Salah satunya adalah mengganggu lalu lintas.