Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

10 Menu Takjil Buka Puasa Khas dari Berbagai Daerah di Indonesia

Wiwie Heriyani , Jurnalis-Sabtu, 25 Maret 2023 |12:00 WIB
10 Menu Takjil Buka Puasa Khas dari Berbagai Daerah di Indonesia
Menu Takjil Buka Puasa Khas Berbagai Daerah di Indonesia (Foto: Cookpad)
A
A
A

TAKJIL buka puasa tak melulu dengan gorengan, kolak pisang, atau es buah. Ternyata, beberapa daerah Indonesia juga punya menu buka puasa takjil khas yang tak kalah menggugah.

Menu berbuka puasa khas dari berbagai daerah Indonesia ini memang jarang kita jumpai. Pasalnya, menu ini hanya hadir di daerah mereka masing-masing dan bahkan hanya muncul saat bulan Ramadhan.

Lantas, apa saja menu khas berbuka puasa dari beberapa daerah di Indonesia? Berikut diantaranya, dilansir dari laman resmi Kemenparekraf, Kamis, (23/3/2023).

1. Bubur Pacar Cina -Jakarta

Bubur Pacar Cina

(Foto: Pinterest)

Siapa sangka, Jakarta khususnya masyarakat Betawi punya salah satu takjil yang khas, yakni bubur pacar cina. Berbeda dengan bubur pada umumnya, kuliner khas Betawi satu ini terbuat dari tepung sagu.

Pengolahannya juga sangat sederhana, yaitu dengan merebus biji pacar cina hingga matang. Kemudian, campurkan ke dalam olahan kuah santan, gula pasir, garam, dan daun pandan.

Disajikan dengan tambahan es batu, rasa segar pada bubur pacar cina sangat melegakan dahaga setelah seharian berpuasa.

2. Bubur Kanji Rumbi - Aceh

 Bubur Kanji Rumbi

(Foto: Instagram/@kanjirumbiabbi)

Salah satu menu khas terkenal yang kerap disiapkan sebagai menu khas Ramadan di Aceh adalah bubur kanji rumbi.

Masjid-masjid di provinsi dengan julukan Serambi Mekah ini biasanya membagikan bubur kanji rumbi kepada masyarakat.

Bubur dengan warna kecoklatan ini memiliki aroma dan rasa rempah-rempah yang kuat. Ini karena resepnya dipengaruhi oleh masakan India.

3. Ketan Bintul- Banten

Ketan Bintul

(Foto: Cookpad)

Ketan Bintul merupakan salah satu kuliner khas yang kerap diburu masyarakat Banten selama bulan Ramadan untuk dijadikan takjil atau makanan berbuka puasa.

Menu yang sudah ada sejak abad ke-16 ini terbuat dari ketan dan diberi taburan serundeng (kelapa parut yang disangrai dengan berbagai rempah-rempah).

Uniknya, sebagai pelengkap, ketan bintul biasanya dicocol dengan kuah semur daging dan ada pula yang menyantapnya dengan empal daging sapi.

Ketan bintul menjadi kuliner khas Ramadan karena biasanya memang hanya dijual selama bulan Ramadan. Setelah puasa usai, penjualnya tidak lagi menjajakan makanan ini.

4. Kicak-Yogyakarta

Kicak

(Foto: Cookpad)

Salah satu kuliner khas bulan puasa yang cukup lendaris di Yogyakarta adalah kicak. Takjil dengan rasa manis bercampur gurih ini dibuat dari ketan yang diberi santan, nangka, dan kelapa parut.

Dulunya, kicak tidak dibuat dari ketan melainkan singkong, namun ada sedikit perubahan pada bahan utamanya.

5. Barongko - Makassar

Barongko

(Foto: Cookpad)

Barongko merupakan makanan khas Suku Bugis, Makassar. Rasanya yang manis dan gurih sangat pas disantap untuk berbuka puasa.

Bahan yang digunakan untuk mengolah barongko antara lain pisang, telur, santan, gula pasir, dan garam. Bahan-bahan tersebut dihaluskan dan dicampur. Setelah itu, adonan akan dibungkus dengan daun pisang lalu dikukus.

Untuk yang suka berbuka puasa dengan makanan dingin, barongko dapat dimasukkan ke dalam kulkas dulu dan takjil ini bisa dikeluarkan saat sudah mendekati waktu berbuka.

6. Kue Bingke - Pontianak

Kue Bingke

(Foto: Cookpad)

Kue bingke adalah salah satu kuliner khas dari Pontianak. Ciri khas kue bingke terletak dari bentuknya yang seperti bunga. Soal rasa tidak perlu diragukan.

Kue bingke khas Pontianak memiliki tekstur lembut. Rasanya gurih dan manis akan sangat memanjakan lidah. Cocok buat makanan pembuka setelah berpuasa.

7. Toge Panyabungan - Sumatera Utara

Toge Panyabungan

(Foto: Cookpad)

Toge panyabungan merupakan kuliner khas Ramadan dari Mandailing Natal, Sumatera Utara. Kuliner ini berbentuk minuman manis yang cocok diteguk saat berbuka puasa.

Minuman ini berisikan ketan merah, ketan biasa, tape, candil, dan lupis. Semuanya dipadukan dengan santan, gula merah cair, serta cendol yang saling melengkapi.

8. Bongko Kopyor - Jawa Timur

Bongko Kopyor

(Foto: Cookpad)

Di Gresik, Jawa Timur juga punya kuliner khas unik yang ramai dijajakan saat Ramadhan, yakni bongko kopyor atau dikenal dengan bubur nangka dan kelapa kopyor.

Takjil satu ini juga sangat unik. Pasalnya bongko kopyor berisikan bubur mutiara, nangka, roti tawar, kelapa muda, pisang, dan kuah santan.

Biasanya bongko kopyor dibungkus dengan daun pisang. Sehingga saat menyantapnya akan menambah cita rasa aroma daun pisang.

9. Putu Mangkok- Riau

Putu Mangkok

(Foto: Cookpad)

Bagi Anda yang jalan-jalan ke Riau saat Ramadhan, jangan lupa untuk mencoba menu takjil khas Putu Mangkok, yakni kue yang terbuat dari tepung beras.

Kue putu mangkok memiliki perpaduan rasa manis dan gurih yang pas. Hal ini berkat parutan kelapa pada bagian luar kue. Mungkin sekilas akan mirip dengan putu pada umumnya. Bedanya dari bentuk kue, yaitu mirip mangkuk terbalik.

10. Mi Glosor - Bogor

Mi Glosor

(Foto: Cookpad)

Mi glosor merupakan salah satu menu berbuka yang cukup unik dari daerah Bogor. Pasalnya, tekstur mi glosor berbeda dengan mi pada umumnya.

Mi glosor terbuat dari tepung singkong atau aci. Sehingga, tekstur mi jadi licin dan mudah ditelan. Selain itu, mi glosor terbuat dari bahan alami. Karena warna kuning pada mi berasal dari pewarna alami, yaitu kunyit.

Penyajian kuliner Ramadhan satu ini juga unik. Bukan hanya ditumis bersama dengan sayuran. Namun nantinya juga akan disajikan dengan sambal kacang dan gorengan sebagai pelengkap.*

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement