Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apakah Obat Penambah Tinggi Badan Benar-Benar Manjur?

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Kamis, 16 Maret 2023 |15:51 WIB
 Apakah Obat Penambah Tinggi Badan Benar-Benar Manjur?
Obat penambah tinggi (Foto: Drug free sport)
A
A
A

SETIAP orang ingin punya tinggi badan yang ideal sehingga badan tampak bagis. Oleh karena itu tak heran, banyak orang yang tak ragu untuk mengonsumsi obat penambah tinggi sebagai cara instan.

Namun pertanyaannya sekarang, apakah memang obat penambah tinggi badan yang banyak dijual di pasaran memang manjur untuk menambah tinggi badan?

 obat

dr. Faisal Mi'raj, SpOT(K) Dokter Spesialis Bedah Ortopedi dan Traumatologi menjelaskan, ternyata obat penambah tinggi yang marak dijual di pasaran tersebut sebenarnya tidak efektif.

 BACA JUGA:

"Jadi memang, obat-obatan itu mungkin ada beberapa yang mengatakan (klaim) bisa mengandung hormon atau biasanya dijual itu kurang efektif,” kata dr. Faisal kala ditemui di RSUP Fatmawati Jakarta Selatan, baru-baru ini.

 BACA JUGA:

“Kalau memang untuk anak-anak yang masih usia tumbuh, itu bisa distimulus dengan biasa disuntik (hormon). Sementara obat-obatan yang kita tahu belum ada (bukti)," imbuhnya lagi.

Namun, dr. Faisal mengingatkan stimulus hormon untuk terapi kegagalan pertumbuhan atau perawakan pendek, untuk menambah tinggi badan pada anak, membutuhkan mentoring dari dokter ahli endokrin (spesialisasi pertumbuhan dan hormon anak-anak), karena bisa menimbulkan efek samping bagi anak.

"Penanganan secara khusus oleh dokter anak yang untuk endokrin atau tumbuh kembang terapi hormonal. Itu juga tergantung potensi tumbuh dari orang tua, karena tak bisa melewati batasnya,” tutup dr. Faisal

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement