Sejak saat itu daerah tersebut dikenang sebagai pace sapangetan yang kemudian disingkat menjadi pace-tan lalu berubah menjadi Pacitan dan dipakai hingga saat ini.
Sementara itu, kisah lain menjelaskan jika nama Pacitan berarti camilan atau makanan yang tidak membuat kenyang. Disebut demikian karena berasal dari sebuah argumen tentang kondisi daerah tersebut yang serba kekurangan dalam babad Momana Sultan Agung (1613-1645).

Kondisi kekurangan tersebut termasuk potensi makanan dan penghasilan daratnya yang tidak membuat masyarakatnya kenyang. Namun kini Pacitan yang dulu dikenal sebagai daerah yang serba kekurangan sudah berubah menjadi daerah yang kaya akan potensi alamnya.
Itulah informasi mengenai asal usul kenapa disebut Pacitan.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.