Alangkah lebih baik jika kita juga fokus untuk melihat dan mengapresiasi setiap proses yang kita lakukan. Setelahnya, jadikan kesalahan yang kita lakukan untuk menjadi pembelajaran. Dan terakhir, berhentilah meminta maaf untuk hal-hal yang tidak seharusnya kamu meminta maaf.
5. Menikmati drama kehidupan yang terjadi
Mungkin sering merasa bagaimana kita terus menerus merasakan hal tidak mengenakkan. Kemudian kita terjebak dalam drama dan dikelilingi oleh orang-orang yang tidak memiliki nilai seperti kamu merupakan kebiasaan buruk
6. Memanipulasi orang lain
Mungkin kerap kali tanpa sadar kita telah memanipulasi orang lain. Contohnya adalah memberi penilaian orang lain berbohong untuk orang lain, memutar balikan fakta, mempermainkan korban yang kita manipulasi dengan kata “hanya bercanda”, dan lain sebagainya.
Kamu hanya perlu untuk lebih bisa sedikit mengontrol perilaku kita sesimpel menghargai orang lain untuk dapat keluar dari sifat toxic ini.
7. Mengabaikan batasan diri sendiri
Batasan adalah tentang perlindungan kita, namun belum tentu dengan orang lain. Kita dapat memilih apa yang bisa dan tidak bisa kita toleransi. Saat kita mengabaikan tentang batasan kita, sama saja dengan kita memberi tahu orang lain bahwa tidak apa-apa untuk mengabaikan batasan kita.
Kita perlu untuk menarik garis tentang kapan batasan kita dihormati dan kapan batasan kita dilanggar. Kemudian kita harus berpegang teguh pada batasan kita. Dengan demikian kita dapat memutus hubungan toxic di dalam diri kita sendiri.