PENYAKIT GERD atau Gastroesophageal reflux disease, merupakan penyakit yang dialami banyak orang. Penyakit ini menimbulkan refluks atau aliran balik naiknya isi dan asam lambung, sehingga bisa menyebabkan lidah terasa pahit.
Berbeda dengan maag, walau GERD juga ditandai salah satunya dengan gejala nyeri pada perut. Namun, memiliki tanda khas yaitu refluks dan heart burn (seperti rasa terbakar). Secara medis, GERD dipicu dua faktor, internal dan eksternal.

Seperti disampaikan ahli penyakit dalam, dr. Adeline Intan Pratiwi Pasaribu, SpPD, berikut di bawah ini faktor internal dan eksternal pemicu GERD. Apa saja?
1. Faktor internal
Faktor dari dalam penyebab GERD, bisa karena genetik, seseorang dengan berat badan berlebih, atau pengidap diabetes, yang mana juga dialami oleh penderita maag.
2. Faktor luar (gaya hidup seseorang
Lifestyle yang dijalani, seperti punya kebiasaan merokok, suka mengonsumsi minuman beralkohol, dan pola makan tidak sehat dikombinasikan dengan kurang bergerak sehingga berat badannya berlebihan, suka makan makanan mengandung lemak tinggi, hobi mengonsumsi kafein.
Sehingga untuk mencegah munculnya Gerd kambuh, bisa dengan mengatur pola makan serta memperhatikan kualitas makanan yang dikonsumsi.
(Dyah Ratna Meta Novia)