Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

12 Obat Tradisional Asam Lambung, Perbaiki Posisi Tidur Salah Satunya

Pradita Ananda , Jurnalis-Rabu, 01 Februari 2023 |20:00 WIB
12 Obat Tradisional Asam Lambung, Perbaiki Posisi Tidur Salah Satunya
12 Obat Tradisional Asam Lambung, (Foto: Freepik)
A
A
A

12 Obat Tradisional Asam Lambung, penting untuk diketahui bagi orang-orang yang langganan alias sering dihadapkan pada kondisi asam lambung naik setiap hari.

Terlihat sepele, tapi kondisi asam lambung yang naik sangat menganggu aktivitas dan membuat tak nyaman karena rasa sakit serta sensasi seperti dada terbakar yang timbul. Reflux asam mengalirkan makanan atau minuman masuk ke perut, menjadi lemah atau rileks pada waktu yang salah.

Akhirnya membuka peluang membuat asam lambung naik kembali ke kerongkongan, lalu menimbulkan gejala mulai dari rasa nyeri atau rasa terbakar di dada, rasa sakit atau tidak nyaman di tenggorokan, ada regurgitasi (saat campuran antara getah perut dan terkadang makanan yang belum dicerna kembali ke kerongkongan dan masuk ke mulut) cairan asam ke dalam mulut atau tenggorokan.

Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi seperti ini? Melansir Insider, Rabu (1/2/2023) yang sudah ditinjau secara medis oleh Omid Mehdizadeh, MD, otolaryngologist dan laryngologis, berikut paparan singkat 12 obat tradisional asam lambung.

1. Buat tubuh bagian atas lebih tinggi saat tidur: Asam lambung seperti ini biasanya suka makin memburuk saat malam hari dan bikin susah tidur. Makanya saat malam hari ubah sudut tubuh, caranya dengvan mengangkat kepala dan bahu di atas perut dan menjaga kerongkongan tetap miring ke bawah. Tinggikan kepala tempat tidur atau menopang tubuh di atas bantal miring. Gravitasi seperti ini bisa bantu membersihkan apa pun yang masuk ke kerongkongan di malam hari.

(12 Obat Tradisional Asam Lambung, Foto: Freepik)

2. Konsumsi deglycyrrhizinated licorice (DGL): Licorice adalah ramuan yang telah lama digunakan untuk membantu menenangkan penyakit seputar perut. DGL adalah jenis licorice yang diubah yang telah dihilangkan senyawa glycyrrhizinnya, karena ini dapat meningkatkan tekanan darah. DGL berfungsi untuk mengobati refluks asam karena membantu mengurangi peradangan di kerongkongan.

3. Makan dengan porsi kecil: Sebab makan dalam porsi besar, artinya memberi tekanan lebih besar pada sfingter yang memisahkan kerongkongan dari perut. Ini membuat sfingter lebih mungkin terbuka dan memungkinkan asam mengalir ke atas ke kerongkongan. Ganti porsi besar dengan porsi lebih kecil, tapi dimakan lebih sering. Contohnya, alih-alih makan tiga kali dalam porsi besar, coba makan dengan porsi sedikit yang dibagi dalam lima kali makan.

(12 Obat Tradisional Asam Lambung, Foto: Shutterstock)

4. Batasi asupan kopi: Kurangi atau hilangkan sama sekali kebiasaan minum kopi, bisa membantu loh! Sebab, kafein dalam kopi juga menyebabkan sfingter esofagus bagian bawah jadi rileks dan terbuka, memungkinkan isi perut naik ke atas.

(12 Obat Tradisional Asam Lambung, Foto: Freepik)

5. Hindari makanan pemicunya: Makanan tertentu dapat mengintensifkan refluks asam, makanya hindari makanan yang memperlambat pencernaan dan betah di perut dalam waktu yang lama. Beberapa makanan yang cenderung memicu refluks asam mulai keju, goreng-gorengan, makanan ringan olahan seperti keripik kentang, ciki, daging berlemak, cokelat, bubuk cabai, hingga pizza.

(12 Obat Tradisional Asam Lambung, Foto: Freepik)

 BACA JUGA:6 Bahaya Kesehatan Jika Kurang Makan Sayur, Depresi Salah Satunya!

6. Konsumsi makanan pH lebih tinggi: Makanan yang lebih basa daripada asam, disebutkan bisa menangkal asam lambung dan membantu mencegah refluks. Cobalah konsumsi kacang-kacangan, cauliflower, adas, atau pisang.

7. Makan serat lebih banyak: Merujuk pada studi kecil tahun 2018, pasien dengan penyakit refluks asam non-erosif yang makan asupan serat rendah terlihat mengalami penurunan insiden refluks asam dan jarang mulas setelah mengonsumsi suplemen serat psyllium.

8. Berdiri usai makan: Berdiri tegak selama tiga jam setelah makan dapat membantu mencegah asam lambung naik. Saat tubuh dalam posisi tegak, gravitasi membantu menjaga asam lambung tetap berada di perut, bukan jadi naik ke kerongkongan.

(12 Obat Tradisional Asam Lambung, Foto: Freepik)

9. Tidur miring ke kiri: Trik ini disebutkan bisa memperbaiki gejala refluks asam. Dari studi kecil tahun 2015 menemukan bahwa, orang yang tidur miring ke kiri dengan bagian atas tubuh lebih tinggi lebih jarang mengalami asam lambung naik. Berbeda dengan orang yang tidurnya dengan posisi miring ke kanan, yang disebutkan oleh beberapa penelitian di studi tahun 2006 justru malah mengalami refluks asam yang memburuk.

(12 Obat Tradisional Asam Lambung, Foto: Freepik)

10. Minum melatonin di malam hari: Dari studi kecil tahun 2010 menemukan bahwa melatonin dapat memperbaiki gejala penyakit gastroesophageal reflux (GERD) dengan melindungi kerongkongan dan mengurangi mulas, terutama bila digunakan bersamaan dengan omeprazole.

11. Minum jus lidah buaya: Disebutkan ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa minum jus lidah buaya bisa membantu meredakan refluks asam. Salah satu contohnya, studi pada 2015 yang mendapati minum 10 ml sirup lidah buaya setiap hari membantu mengurangi gejala GERD dan efeknya sebanding dengan obat ranitidine dan omeprazole.

12. Konsumsi: Hadir dengan sifar demulcent, artinya bisa melapisi dan melindungi selaput lendir di dalam tubuh. Inilah sebabnya mengapa sering digunakan untuk menenangkan sakit di area tenggorokan.

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement