Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berbahaya, PDUI Minta Masyarakat Pilih Kemasan Pangan Non EG dan DEG!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 27 Januari 2023 |16:48 WIB
 Berbahaya, PDUI Minta Masyarakat Pilih Kemasan Pangan Non EG dan DEG!
Obat sirup (Foto: Destination for teens)
A
A
A

Keracunan EG dan DEG yang berdampak pada paru-paru memiliki gejala mudah capek saat berlari, napas terengah-engah dan pendek, serta sesak napas. Selain itu juga terjadi perubahan tekanan darah, bisa tinggi atau malah bisa rendah, dan denyut jantungnya menjadi sangat cepat tidak beraturan.

Kalau untuk gangguan ginjal, gejalanya adalah mual, muntah, kencingnya berkurang dan tidak bisa buang air kecil.

"Tapi, kenapa yang lebih disorot itu ke gangguan ginjal, karena gejala di ginjal itu lebih spesifik, jadi mungkin lebih mudah terlihat dokter," papar dia.

Dokter Chaterine mengatakan, PDUI sangat peduli terhadap masalah EG dan DEG ini. Karenanya, PDUI berusaha untuk ikut mengedukasi terkait EG dan DEG ini ke setiap pasien saat datang berobat maupun edukasi melalui pos pelayanan terpadu (Posyandu).

"Kami lebih bergerak dari segi sosialisasi di masyarakat. Kami selalu menyarankan agar masyarakat harus lebih bijak memilih pangan dan kemasan pangan yang aman," tukasnya.

PDUI juga berharap edukasi mengenai bahaya EG dan DEG ini dilakukan di lingkungan sekolah. Menurut dr Catherine, hal itu mengingat banyak guru-guru yang masih kurang paham soal zat-zat kimia berbahaya pada pangan dan kemasan pangan.

"Jadi, seharusnya guru-guru di sekolah juga dibekali informasi mengenai bahaya EG dan DEG. Sebab, anak-anak kan biasanya lebih dengar apa yang disampaikan guru-guru mereka ketimbang orangtua yang ngomong. Edukasinya dimulai dari hal-hal kecil dulu," ungkap dr Catherine.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement