MOMEN istimewa terlihat seusai Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay atau yang biasa disapa Nono si bocah jenius asal NTT bertemu dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim.
Di depan halaman Gedung Kemendikbudristek di Jakarta, Nono diberi hadiah yang memang diidam-idamkannya yaitu satu set mainan mobil remote control dari Prabu Revolusi.
Berdasar pantauan MNC Portal di media sosial, mobil remote control yang diberikan adalah barang impian Nono sejak lama.

"Mimpi bermainnya sederhana saja, ingin punya 'motor remote'. Hadiah dari saya, sederhana saja, agar dia tetap bisa menikmati masa kanak-kanaknya, satu unit remote control mobil Elon Musk favoritnya," tulis Prabu Revolusi di keterangan unggahan, dikutip Kamis (26/1/2023).
Di video, terlihat sekali Nono amat bahagia saat menerima hadiah mobil remote control tersebut. Wajahnya sumringah, seraya senyum merekah tak henti-henti.
Ucapan kecil keluar dari mulut Nono, "Terima kasih". Terdengar tulus, matanya pun berbinar ingin segera memainkan hadiah spesial tersebut.

Di penghujung video, sebelum Prabu berpamitan untuk kembali melanjutkan aktivitasnya, Nono memberi salam perpisahan.
Dengan baju TNI cilik yang dikenakan, Nono bukannya salim selayaknya anak ke orang yang lebih tua, tapi dia memberi hormat. Salam tersebut dibalas Prabu dengan hormat kembali. Baru setelah itu salam selayaknya mencium tangan orang yang lebih tua.
Sebelum menerima hadiah dari Prabu Revolusi, diketahui Nono baru saja bertemu dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim. Didampingi ibunya, Nuryati, Nono tampak bahagia bisa bertemu dengan Pak Menteri.
Di momen tersebut, Nuryati yang merupakan seorang guru mengaku amat bahagia dan bangga anaknya mendapat perhatian dari Mendikbudristek Nadiem Makarim. Selain itu, dia pun bercerita bagaimana anak petani itu dapat menghitung cepat dengan sempoa.
Ya, Nono mendapat sorotan seluruh warga Indonesia karena berhasil menyabet juara 1 kompetisi matematika tingkat dunia dalam ajang International Abacus World Competition, Abacus Brain 2022, mengalahkan 7 ribu peserta dari berbagai negara.
Apa yang Nono berikan untuk Indonesia adalah sesuatu yang patut diapresiasi dan dijadikan inspirasi. Bocah dari desa kecil di NTT, tepatnya di Desa Retraen, Amarasi Selatan, Kupang, itu dapat membawa nama baik Indonesia di mata dunia. Keren!
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.