Kecamatan Senduro memiliki tiga desa terbesar penghasil buah pisang meliputi desa Senduro, Burno, dan Sarikemuning. Desa Burno memproduksi kripik pisang dari dua jenis pisang yaitu pisang Agung dan pisang Embung
Salah satu pisang yang banyak dihasilkan adalah pisang Agung. Jenis pisang ini memiliki ukuran yang sangat besar antara 30-36 cm. Pisang Agung merupakan jenis pisang paling ikonik di Kabupaten Lumajang.
Sedangkan jenis pisang Embung adalah pisang hasil persilangan dari Raja dengan pisang Kepok. Menurut BPS Kabupaten Lumajang 2021, keripik pisang menjadi salah satu produk olahan terbesar di Kabupaten Lumajang. Saat berkunjung ke Lumajang, rasanya tak afdol juga tidak membawa oleh-oleh olahan jenis pisang.

Harga keripik pisang di Kabupaten Lumajang sangat bervariasi. Untuk keripik pisang Agung dibandrol dengan harga kisaran Rp20 ribu-Rp35 ribu. Sedangkan, keripik pisang yang berasal dari jenis lainnya berada pada kisaran Rp10 ribu-Rp30 ribu.
Demikian informasi kenapa Lumajang disebut Kota Pisang. Semoga bermanfaat.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.