Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Intip Spesifikasi Pesawat ATR 72-500 Yeti Airlines yang Jatuh di Nepal

Rizka Diputra , Jurnalis-Kamis, 19 Januari 2023 |10:28 WIB
Intip Spesifikasi Pesawat ATR 72-500 Yeti Airlines yang Jatuh di Nepal
Pesawat tipe ATR 72-500 milik Yeti Airlines yang jatuh di Nepal (Foto: Instagram/@yetiairlines)
A
A
A

TRAGEDI penerbangan memilukan terjadi di Nepal. Pesawat Yeti Airlines jatuh dan terbakar setelah sebelumnya menghunjam bumi dengan keras di wilayah Pokhara, Nepal pada Mingug, 15 Januari 2023 pagi.

Kejadian tragis tersebut menewaskan 68 penumpang dan 4 kru. Peristiwa ini merupakan bencana udara terburuk yang terjadi di negara Himalaya itu dalam 30 tahun terakhir.

Pesawat yang digunakan maskapai Yeti Airlines pada penerbangan itu ialah pesawat jenis ATR 72-500. Mengutip laman resmi Yeti Airlines, maskapai itu mengawali penerbangan komersial pertamanya pada September 1998 dengan satu pesawat DHC6-300 Twin Otter pabrikan Kanada.

"Melayani Nepal selama lebih dari dua dekade, kami mengoperasikan ATR 72 di kota-kota besar Nepal," tulis Yeti Airlines seperti dikutip Okezone pada website resminya.

BACA JUGA: Menguak Alasan Kenapa Banyak Pesawat Jatuh di Nepal

Pesawat ATR 72-500 Yeti Airlines

(Foto: Instagram/@mohitgtm.official)

Kemudian pada 2009, maskapai saudaranya Tara Air didirikan untuk mengambil alih operasi Short Take Off and Landing (STOL) dengan armada pesawat DHC6-300 dan Dornier DO228.

"Yeti Airlines telah mempertahankan armada modernnya yang terdiri dari lima ATR 72-500 yang beroperasi di sektor domestik non-STOL di Nepal. Kedua maskapai ini bersama-sama terus menyediakan jaringan rute penerbangan terbesar di seluruh Nepal," sebut manajemen Yeti Airlines.

Profil pesawat ATR 72-500

Mengutip laman atr-aircraft.com, pesawat ATR 72-500 merupakan pesawat turboprop generasi terbaru dengan kenyamanan dan performa pabrikan Avions De Transport Regional (ATR), perusahaan patungan Prancis dan Italia.

Pesawat ATR 72-500 Yeti Airlines

(Foto: Instagram/@yetiairlines)

Pesawat ini memiliki kapasitas 72 orang penumpang dan dikenal sebagai pesawat terbaik dengan mesin turboprop. Didukung oleh mesin PW127, yang juga digunakan untuk menggerakkan ATR 42-500, ATR 72-500 memberikan kinerja lapangan pendek yang luar biasa untuk pesawat sebesar ini.

Tampilan baru yang dimodernisasi, kabin penumpang, jok kulit ergonomis, dan lebih senyap dari jet regional adalah fitur utama yang menjadikannya pesawat paling nyaman untuk operasi regional.

Pada pesawat ATR 72-500, berbagai peningkatan di bidang kebisingan dan getaran telah diterapkan. Pesawat memiliki perawatan struktur akustik yang dioptimalkan, efisien, dan berteknologi maju dengan pemasangan Peredam Getaran Dinamis dan peredam kulit.

Interior berpenampilan baru dirancang untuk pengurangan kebisingan maksimal dan kenyamanan optimal melalui material baru, panel penyerap, dan karpet. Ada tempat sampah besar termasuk pegangan tangan untuk memfasilitasi pergerakan penumpang dan kru bersama dengan kabin.

Pesawat ATR 72-500 Yeti Airlines

(Foto: instagram/@yetiairlines)

ATR 72-500 memancarkan sekitar 50 persen lebih sedikit karbondioksida (CO2) per penumpang-km daripada jet generasi baru dan hingga tiga kali lebih sedikit karbondioksida daripada yang lebih tua. Dibandingkan dengan mobil, emisi karbondioksida ATR 72-500 per kursi/km pada sektor 200 Nm (370 km) 15 persen lebih rendah.

"Pesawat ini ramah lingkungan, memancarkan karbondioksida kurang dari 50 persen per penumpang-km dibandingkan para pesaingnya," tulis ATR pada website-nya.

(Rizka Diputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement