3. Fosfor: Ginjal membantu menghilangkan fosfor ekstra dari tubuh. Jika ginjal tidak bekerja dengan baik, imbasnya fosfor jadi kebanyakan menumpuk di aliran darah dan bisa menyebabkan kalsium keluar dari tulang. Hal ini dapat membuat tulang anak lemah dan mudah patah. Makanya anak mungkin perlu membatasi makanan dengan fosfor.
4. Sodium: Diet rendah sodium dapat membantu mencegah atau mengurangi retensi cairan dalam tubuh anak. Dokter akan merekomendasikan jumlah natrium yang diperbolehkan dalam makanan anak.
Jika sudah cukup parah, cara pengobatan selanjutnya yakni melakukan prosedur dialysis untuk menyaring limbah dan cairan ekstra dari darah. Bisa Dialisis Peritoneal yang bisa dilakukan di rumah, atau Hemodialisis yang harus dilakukan di pusat dialisis atau rumah sakit oleh petugas medis.
BACA JUGA:Bisakah Sembuhkan Kanker dengan Pengobatan Herbal?
BACA JUGA:Rizky Kinos Idap HNP, Bagaimana Cara Pengobatannya?
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.