Yani menyatakan wisata Danau Tapala tersedia perahu tradisional atau kole-kole untuk mengantar wisatawan yang ingin berkeliling danau sambil menikmati lingkungan alam yang bersih.
Selain itu, masyarakat adat Hatunuru dan Sohea selama ini juga dilibatkan dalam tradisi adat "sasi" ikan (larangan) mengambil ikan di Danau Tapala sebelum waktu panen yg ditentukan tua-tua adat.

"Sasi ikan maupun panen di Danau Tapala, merupakan tradisi warisan leluhur dan dilestarikan hingga kini, patut dicontoh daerah lainnya, bahkan dapat dijadikan ajang festival wisata menjaring wisatawan, ilmuwan, petualang," ujar Yani.
(Salman Mardira)