Data tahun 2019 menunjukkan bahwa 1,4 juta pengunjung internasional dan satu juta wisatawan domestik menikmati wisata edukasi masyarakat adat di seluruh Australia.
Dan permintaan untuk jenis wisata seperti itu pun terus meningkat.
Desmond Campbell dari organisasi nonprofit Welcome to Country yang membantu masyarakat adat Australia mengatakan, “Ini benar-benar pengalaman bagi seluruh panca indra dan sebuah kesempatan untuk dapat ikut serta dan belajar tentang kehidupan dan budaya tertua di dunia.”
Sebuah panduan sedang disusun pemerintah Tasmania untuk menyajikan nilai-nilai budaya aborigin setempat di tataran warisan dunia.

Kembali, Campbell mengatakan, “Saya menyerukan kepada pemerintah Tasmania untuk benar-benar bekerja sama dengan para tetua setempat, masyarakat adat Palawa.”
Sculthorpe-Green menambahkan, “Ini harus ditentukan masyarakat kami sendiri, jadi pemerintah tidak bisa memilih sendiri bagaimana mereka ingin melakukannya. Kami mungkin tidak punya sesuatu yang sudah dipoles rapi, siap digunakan langsung, tapi kami punya gagasan dan ini adalah warisan kami.”
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.