Senada dengan Menkes, , Direktur Utama RSCM Lies Dina Liastuti menambahkan jika sistem kesehatan genom atau BGSi yang berbasis penelitian tersebut bukan hanya soal diagnosa dan pengobatan penyakit, tapi juga bisa memastikan dan mendeteksi dini, sebagai langkah pencegahan berbagai penyakit yang tepat bagi pasien.
“BGSi adalah penelitian yang bertujuan untuk memastikan dan mendeteksi dini terkait penyakit dan pengobatan apa yang cocok untuk pasien. Banyak orang yang resisten terhadap sakit yang dialami, sehingga membutuhkan kepastian pemeriksaan berupa penelitian ini, “ papar Lies.
Sebagai langkah awal, sistem genome sequencing difokuskan pada penyakit -penyakit yang berbiaya mahal dan membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, seperti kanker, jantung diabetes, ginjal. Selanjutnya, ke depannya direncakana akan juga bisa mendeteksi varian dari penyakit -penyakit menular seperti Covid-19, hepatitis, cacar monyet dan sebagainya.
BACA JUGA:Menkes Tegaskan Vaksin Pfizer Covid-19 untuk Anak akan Gratis
BACA JUGA:Menkes Rencanakan Tes Swab Covid-19 akan Bisa di Apotek
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.