“Teknologi bioteknologi ini, merupakan basis dari satu konsep pengobatan agar tepat sasaran," tegasnya lagi.
Masyarakat Indonesia, dikatakan Menkes membutuhkan treatment yang sangat spesifik berdasarkan kondisi genetik.
“Selanjutnya karena memang ada perkembangan teknologi di bidang hidrolik, dan sekarang Indonesia sudah ada. Pada 17 Agustus lalu sudah diluncurkan biomedical BGSi, selain data klinis yang diperiksa oleh dokter, diambil juga data genomik genetiknya, kedua jenis data ini nanti akan diintegrasikan oleh bioinformatic," terang Menkes panjang lebar.
Dengan metode ini, manfaatnya masyarakat bisa mengetahui treatment atau pengobatan tepat apa yang akan diambil. Sebab, genome sequencing bisa melihat secara benar-benar detail yang ada di tubuh manusia, terutama terkait kondisi kesehatan. Sehingga menghasilkan diagnosanya dan treatment pasti, sesuai masing-masing penyakit.