Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenali Bahaya Hamil di Usia Remaja, Si Anak Kelak Berisiko Masuk Penjara?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Rabu, 04 Januari 2023 |04:00 WIB
Kenali Bahaya Hamil di Usia Remaja, Si Anak Kelak Berisiko Masuk Penjara?
Ilustrasi hamil di usia remaja. (foto: Unsplash)
A
A
A

RATUSAN remaja di Blitar, Jawa Timur, hamil duluan. Karena kondisi tersebut, Pengadilan Agama (PA) Blitar mengeluarkan dispensasi pernikahan di bawah umur.

Menurut informasi yang diterima MNC Portal, sepanjang 2022 ada 489 dispensasi pernikahan di bawah umur yang dikeluarkan PA Blitar. Jumlah tersebut menurun dari tahun sebelumnya, yaitu 574 dispensasi.

hamil di usia remaja

Alasan hamil duluan dan mempertimbangkan nasib bayi yang dikandung si ibu remaja menjadi alasan PA Blitar memperbolehkan ratusan remaja ini menikah di bawah umur.

Tapi, masyarakat perlu tahu bahwa menjadi ibu di usia remaja bukanlah hal yang menguntungkan. Banyak dampak buruk bagi kesehatan serta masalah finansial yang akan terjadi, khususnya bagi ibu remaja.

Dalam penuturan Healthline, dampak buruk kehamilan di usia remaja pada kesehatan fisik adalah ibu remaja memiliki kesehatan fisik paling buruk dari semua kategori wanita yang diteliti, termasuk wanita seks tanpa kondom.

"Ibu remaja mungkin mengabaikan kesehatan fisik mereka saat merawat bayi. Mereka juga tidak memiliki akses makanan sehat, dan mereka cenderung alami obesitas," terang laporan penelitian yang diterbitkan di Jurnal Kesehatan Ibu Anak, dikutip Selasa (3/1/2023).

Lebih lanjut, menurut Youth.gov, efek bagi anak dari ibu remaja yaitu:

1. Risiko bayi lahir dengan berat badan rendah bahkan kematian bayi

2. Kurang siap masuk TK

3. Lebih mengandalkan perawatan kesehatan yang didanai pemerintah

4. Lebih mungkin dipenjara ketika sudah remaja

5. Lebih mungkin putus sekolah

6. Lebih cenderung menganggur atau setengah menganggur saat sudah dewasa muda.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement