Bekti yang sempat mengalami sakit kepala, Prof Ari memberi tanggapan, jika Bekti membutuhkan istirahat. Penderita hipertensi, menurutnya perlu diperiksakan ke dokter dan mendapatkan obat.
Dengan tujuan mengontrol tekanan darah, sementara gejala dari hipertensi, umumnya sakit kepala, rasakan nyeri dan ada juga tanpa gejala.
"Masalahnya ada pasien-pasien yang memang tidak merasakan gejala atau tahu dia mengalami stroke. Penderita hipertensi ketika dia merasakan adanya nyeri di daerah kepala atau tidak ada sakit kepala, dia segera harus istirahat itu yang penting, dan dipastikan apakah sakit kepalanya ini berhubungan dengan tekanan darah meningkat, jika ia harus berobat ke dokter nanti minum obat gitu," kata Prof Ari menjelaskan
Sekadar informasi, melansir Healthline stroke hemoragik disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak. Gejala mungkin yang timbul yaitu kehilangan kesadaran total atau terbatas, mual atau muntah, sakit kepala mendadak dan parah, kelemahan atau mati rasa di wajah, kaki, atau lengan di satu sisi tubuh, kejang, kehilangan keseimbangan, sampai masalah dengan bicara dan kebingungan atau disorientasi.
(Vivin Lizetha)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.