GUNUNG Bromo selalu jadi destinasi favorit wisatawan untuk berlibur, tak kecuali saat momen tahun baru. Pesona gunung berapi aktif di Jawa Timur ini sungguh memikat. Tapi, untuk berwisata ke Bromo ada sejumlah aturan dan larangan yang harus ditaati pengunjung.
Berkunjung ke Bromo, wisatawan bisa menikmati momen matahari terbit yang spektakuler, berkemah di kawasan terbuka, hingga berpetualang menyisiri hamparan gurun pasir yang eksotis.
BACA JUGA:Mulai Besok, Kunjungan Wisatawan ke Bromo Dibatasi Hanya 2.202 Orang Per Hari!
Namun, tahukah Anda jika mengunjungi dan berlibur ke Gunung Bromo tidak hanya sekadar datang dan pergi saja. Ada beberapa larangan yang harus wisatawan patuhi saat mengunjungi tempat yang indah ini.
Berikut larangan yang wajib Anda patuhi saat berkunjung ke Gunung Bromo, sebagaimana yang dirangkum Okezone.
1. Dilarang mengambil apapun di Gunung Bromo
Hal pertama yang harus diingat adalah, selama di Gunung Bromo Anda dilarang mengambil apapun dari gunung ini. Sekalipun ada batu yang indah, entah batu bata ataupun batu alam yang terjatuh dari area pegunungan. Anda tidak boleh memungutnya.
BACA JUGA:Ada Ritual Megeng Suku Tengger, Berikut Spot Wisata yang Masih Bisa Dikunjungi di Gunung Bromo
2. Dilarang melempar batu ke Kawah Gunung
Kawah Gunung Bromo merupakan lokasi yang disakralkan oleh masyarakat sekitar. Oleh sebab itu, Anda tidak boleh melempar batu ke kawah karena dianggap tidak sopan. Tidak hanya itu, wisatawan yang berkunjung juga dilarang mendekati area kawah hingga kurang 1 meter. Ini bertujuan agar tidak membahayakan keselamatan Anda.
3. Dilarang kencing menghadap Gunung Bromo bagi Laki-laki
Bagi wisatawan khususnya laki-laki, perlu diingat bahwa dilarang buang air kecil menghadap Gunung Bromo. Perbuatan ini melecehkan kesakralan Gunung Bromo dan dianggap melanggar adat istiadat suku Tengger.
4. Dilarang melangkahi Pawon
Pawon merupakan perkakas yang digunakan suku Tengger untuk memasak. Saat Anda mengunjungi Gunung Bromo, mungkin Anda akan melihat beberapa Pawon di sana. Pawon atau alat perkakas ini tidak boleh Anda langkahi saat mengunjungi wilayah gunung, baik disengaja ataupun tidak.
Meskipun Anda mendatangi Gunung Bromo dengan tujuan untuk liburan dan melepas penat, namun pastikan Anda untuk tidak melanggar aturan yang diterapkan masyarakat setempat. Larangan ini bertujuan untuk menjaga kelestarian adat istiadat masyarakat sekitar, khususnya suku Tengger.
(Salman Mardira)