MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan penataan kawasan dalam Kota Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 2022 telah tuntas dengan sejumlah area terbuka publik, seperti waterfront marina, pedestrian dalam kota, dan sejumlah bangunan ikonis.
“Penambahan atraksi baru juga didorong melalui penyelenggaraan berbagai event berskala nasional yang lahir dari ide-ide lokal setempat. Berbagai promosi juga dilakukan untuk mem-branding Labuan Bajo sebagai destinasi MICE (Meetings, Incentives, Conferences, Exhibitions),” kata Sandi dalam Weekly Brief with Sandi Uno, belum lama ini.
Pada kesempatan tersebut, pihaknya memastikan bakal berupaya maksimal meningkatkan kunjungan wisatawan pada momen libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 ke berbagai destinasi di Tanah Air, termasuk Labuan Bajo sebagai salah satu destinasi pariwisata super prioritas (DPSP).

Hingga November 2022, jumlah kunjungan wisatawan Nusantara ke Labuan Bajo sudah mencapai total 155.712 wisatawan. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Dengan ragam daya tarik wisata dan ekonomi kreatif yang dimiliki Labuan Bajo, serta pembangunan dan penataan kawasan destinasi itu oleh pemerintah, diharapkan akan semakin memperkuat minat kunjungan wisatawan ke destinasi favorit tersebut.
"Labuan Bajo dapat menjadi salah satu destinasi pariwisata tujuan #DiIndonesiaAja. Kami menjamin tidak ada kenaikan tarif (masuk Taman Nasional Komodo) dan tentunya keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan akan kami utamakan," katanya.