Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Haruskah Melakukan Tes Genetik Sebelum Menikah?

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Senin, 19 Desember 2022 |11:41 WIB
Haruskah Melakukan Tes Genetik Sebelum Menikah?
Tes genetik sebelum menikah (Foto: Hiveminer)
A
A
A

TERDAPAT banyak persiapan yang perlu dilakukan calon pasangan suami istri sebelum menikah. Namun sayangnya persiapan dalam segi kesehatan kerap terabaikan.

Padahal tes pemeriksaan kesehatan atau pre-marital check up sebelum menikah ini jadi salah satu persiapan pernikahan yang sangat penting untuk dilakukan.

 tes genetik

Peneliti dan Ahli Genomik Molekuler, Drh. Safarina G. Malik menjelaskan, tujuan dari tes genetik ini untuk mengecek kelainan sel darah merah (thalasemia) pada calon pasangan hingga memeriksa potensi penyakit menular lainnya yang bisa diturunkan.

Sayangnya memang pemeriksaan seperti ini, belum lazim dilakukan di kalangan masyarakat Indonesia.

“Perlu (tes genetik), memang kalau untuk khusus thalesemia disarankan supaya pre-marital screening, supaya nanti bisa ketahuan apakah punya thalasemia,” kata Drh. Safarina.

“Sebab kalau carrier (pembawa) ketemu carrier, nanti bisa thalesemia mayor. Walau statusnya berbeda bisa jadi muncul (menurunkan), tapi itu tidak lazim di Indonesia untuk ceknya," sambungnya.

 BACA JUGA:Alami Cacat Genetik Parah, Bayi Hasil Pasangan Inses Ini Meninggal Usai 2 Jam Dilahirkan

Tes pre-marital check up berfungsi sebagai salah upaya preventif bagi masyarakat Indonesia dalam jangka panjang karena untuy#k mencegah masalah kesehatan pada diri sendiri, pasangan, dan generasi keturunan (anak) ke depannya.

Mengingat, sebetulnya orang yang dari luaran tampak sehat, sebetulnya bisa memiliki sifat sebagai pembawa (carrier) penyakit, yang dapat berbahaya terhadap keturunannya.

Selain pre-marital check up, idealnya pasangan suami istri juga melakoni prenatal screening, tes yang dilakukan saat hamil atau selama kehamilan, untuk menentukan apakah bayi cenderung memiliki kelainan atau cacat lahir tertentu.

“Di luar negeri sih sudah lazim ada pre-marital dan prenatal screening yang sudah punya anak mau punya anak lagi. Bayinya screening seperti itu, jadi memang itu upaya pencegahan,” pungkas Drh. Safarina.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement