Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengulik Tes Genomik, Apa Manfaatnya untuk Kesehatan?

Kevi Laras , Jurnalis-Sabtu, 17 Desember 2022 |16:00 WIB
Mengulik Tes Genomik, Apa Manfaatnya untuk Kesehatan?
Genetik, (Foto: Freepik)
A
A
A

TES genomik mungkin masih terdengar asing di sebagian besar masyarakat awam. Sesuai dengan namanya, tes genomik ini memang terkait dengan genetik.

Secara umum genetika dikenal sebagai ilmu yang mempelajari gen dan segala aspeknya. Dalam bidang kesehatan, pemeriksaan gen disebut dengan genomik. Tes genomik terdiri dari dua jenis, tes genomik untuk variasi gen di bidang kesehatan ialah nutrigenomic (nutrigenomik) dan pharmacogenomic.

Nutrigenomic sendiri merupakan ilmu yang mempelajari hubungan antara faktor genetik dengan nutrisi yang memiliki komposisi spesifik, dan mampu menginduksi ekspresi gen dalam tubuh. Sementara pharmacogenomic, disebut studi peran genom dalam respons obat dan menganalisis susunan genetik seseorang mempengaruhi responnya terhadap obat.

Tes genomik, diungkap Ahli Genomik Molekuler, Prof. dr. Herawati Sudoyo merupakan prosedur pemeriksaan lebih luas terkait gen, sehingga bisa melihat berbagai aspek kesehatan seperti penyakit, sampai bagaimana pola makan atau gaya hidup seseorang yang akan dianjurkan oleh dokter.

“Genomik merupakan informasi, karena itu adalah total dari keseluruhan informasi genetik. Jadi genomik itu total dari keseluruhan genetik kita,” jelas Prof Herawati di Talkshow Edukasi Kesehatan A GENEius Way for Healthier Life, Jakarta, baru-baru ini.

“Komplit, karena seluruh kromosom yang meliputi genomik tersebut jadi yang besar sekali (untuk jangkauan pengecekan)," jelas Prof Herawati lagi.

Lantas bagaimana dengan nurtigenomik? Dijelaskan dr. Ida Gunawan, Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia DKI Jakarta, nurtigenomik dinilai bisa solusi dan menjawab permasalahan kesehatan masyarakat.

Tes nutrigenomik disebut bersifat sesuai kebutuhan (personalized), yang menghasilkan laporan atau report yang terdiri dari tiga kategori yaitu pola makan (diet), olahraga (sports) dan metabolisme nutrisi.

Dari sisi pola makan (diet) merupakan pemeriksaan genetik fokus pada risiko penyakit obesitas, dengan mengetahui profil genetik terhadap nutrisi-nutrisi, seperti gula/karbohidrat, protein, serta lemak pada seseorang.

Selain itu, untuk tes kategori olahraga (sport) merupakan pemeriksaan genetik fokus pada tipe olahraga yang paling sesuai dengan tubuh pasien, yakni tipe endurance, power and strength, ataupun balance.

Alhasil mulai dari pola makan sampai jenis olahraga untuk gaya hidup sehari-hari, bisa pas sesuai dengan tubuh setiap orang masing-masing.

“Tes nurtigenomik membantu dokter dan healthcare professional untuk menganalisa tipe genetik individu, dan memberikan solusi secara personalized. Diharapkan bisa membantu memecahkan masalah dan menjawab kebutuhan masyarakat terkait kesehatan dan healthy lifestyle secara tepat sasaran,” tutur dr. Ida

 BACA JUGA:Waduh, Indonesia Krisis Dokter Spesialis

BACA JUGA:Duh, 2 Provinsi Ini Ternyata Belum Miliki Dokter Spesialis Jantung

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement