Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cerita Sandiaga Uno Tinggalkan Jabatan di 28 Perusahaan demi Terjun ke Politik dan Jadi Pejabat

Syifa Fauziah , Jurnalis-Sabtu, 17 Desember 2022 |15:01 WIB
Cerita Sandiaga Uno Tinggalkan Jabatan di 28 Perusahaan demi Terjun ke Politik dan Jadi Pejabat
Menparekraf Sandiaga Uno (Okezone.com/Sukardi)
A
A
A

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno sudah mencicipi kesuksesan sebagai pengusaha atau pebisnis sebelum terjun ke politik dan jadi pejabat negara seperti sekarang. Dia sempat memegang 28 perusahaan sebelum memutuskan jadi pejabat publik.

Saat berbincang dengan raja dangdut Rhoma Irama di podcast Bisikan Rhoma yang tayang di kanal Youtube Rhoma Irama Official, Sandiaga menceritakan pengalamannya jadi pengusaha dan pejabat publik.

“Nuansanya 180 derajat. Sebagai pengusaha tentunya kita bertanggung jawab kepada karyawan mitra pemegang saham negara dan orientasinya profit, money oriented dan nation building. Kita sebagai pengusaha kan pejuang ekonomi dan harus memberdayakan. Pas masuk ke pemerintahan harus jelas pembagiannya,” ujar Sandiaga dalam kanal YouTube Rhoma Irama Official, Sabtu (17/12/2022).

 BACA JUGA:Begini Perjalanan Karir Sandiaga Uno dari Korban PHK hingga Jadi Menparekraf

Sandiaga terjun ke politik dengan bergabung ke Partai Gerindra besutan Prabowo Subianto. Dia pernah jadi Wakil Gubernur DKI Jakarta berpasangan dengan Anies Baswedan yang diusung oleh koalisi Gerindra dan PKS.

 

Sandiaga mundur dari jabatan wagub DKI Jakarta untuk maju ke Pilpres 2019 sebagai pendamping Prabowo, tapi kalah dari pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Tapi belakangan Jokowi memercayai Sandiaga jadi Menparekraf menggantikan Wishnutama.

Sandiaga mengaku diperintahkan oleh Prabowo untuk terjun ke dunia politik. Untuk masuk politik, dia pun rela mundur dari jabatannya di 28 perusahaan.

 BACA JUGA:Sandiaga Uno : Orang Indonesia Kurang Piknik

“Saat itu saya menyadari, saya diperintahkan pak Prabowo dan gabung di Gerindra saya langsung mundur dari posisi executive dan non executive di perusahaan yang saya dirikan yaitu 28 perusahaan. Saya mundur sebagai komisaris, preskom, direksi, dirut dari 28 perusahaan, itu konsekuensinya. Saya nggak mau berbenturan dengan berbagai kepentingan,” bebernya.

Sandiaga Uno menjelaskan dirinya juga sudah tidak mengurus bisnis-bisnis miliknya dan kini semuanya diurus oleh profesional.

“Saya fokus di pemerintahan sebagai pelayan publik. Jadi keputusan yang saya ambil tentunya tidak ada potensi benturan kepentingan,” katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement