Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kebut Eliminasi Kanker Serviks, Indonesia Siap Produksi Vaksin HPV Lokal

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 16 Desember 2022 |11:13 WIB
Kebut Eliminasi Kanker Serviks, Indonesia Siap Produksi Vaksin HPV Lokal
Ilustrasi vaksin HPV, (Foto: Freepik)
A
A
A

KANKER serviks masih terus menghantui masyarakat Indonesia, dengan prevalensi kasusnya yang masih sangat tinggi di Indonesia.

Menurut data Observasi Kanker Dunia, Globocan pada tahun 2020 tercatat ada 36.633 kasus baru kanker serviks dan 21.003 kematian akibat penyakit ganas mematikan ini,

Data tersebut juga memperlihatkan, kalau setiap harinya muncul 78 kasus baru dan lebih dari 50 kematin akibat kanker serviks di Indonesia. Kondisi miris yang sebetulnya bisa dicegah dengan pemberian vaksin human papillomavirus (HPV) pada perempuan sejak masa anak-anak dan remaja.

Menggenjot eliminasi kanker serviks di Indonesia, saat ini Indonesia tengah bersiap untuk penyediaan vaksin HPV secara konstan dengan memproduksi sendiri vaksin HPV, agar pemberian imunisasi bisa optimal.

Lewat keterangan resminya, George Stylianou, Managing Director MSD Indonesia menyatakan MSD bersama Bio Farma bekerjasama untuk membuat vaksin HPV.

"Sebagai upaya mendukung transformasi kesehatan yang dilakukan pemerintah Indonesia, kami bersama Bio Farma berkolaborasi membuat vaksin 4-valent human papillomavirus (HPV) yang diproduksi secara lokal alias di Indonesia," kata George dikutip dari keterangan resminya, Jumat (16/12/2022).

Dengan hadirnya vaksin HPV produksi lokal, diharapkan bisa menekan laju angka kasus kanker serviks di Indonesia.

Lewat pertukaran teknologi ini, kata Honesti Basyir, Direktur Utama Bio Farma, harapannya upaya eliminasi kanker serviks bisa lebih cepat. Selain target pemerintah untuk meningkatkan kekuatan di bidang kesehatan dalam negeri bisa tercapai.

"Dengan hadirnya vaksin HPV yang diproduksi di Indonesia ini, juga diharapkan membantu Indonesia supaya bisa lebih siap menghadapi berbagai isu kesehatan, melalui pengadopsian teknologi terbaru," tutur Honesti.

BACA JUGA:Kabar Baik! Studi Sebut Makan 60 Anggur per Hari Bantu Cegah Kulit Terbakar 

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement