Mahasiswi jurusan hubungan internasional dan keamanan nasional UWA itu akan berangkat ke AS bulan Februari mendatang, untuk mendapatkan beasiswa magang dari Mannkal Economic Education Foundation.
Selain di dunia akademis, Loader juga adalah seorang kolumnis untuk majalah konservatif Inggris edisi Australia, The Spectator. Opini terakhirnya adalah tentang perubahan iklim yang diterbitkan setelah kematiannya.
Rekan komentator, Mark Burgess memuji Loader dalam sebuah artikel The Spectator.
(Foto: Facebook)
“Saya akan mengingat Niamh karena selera humor Irlandianya yang nakal, dan kecerdasannya, ditambah ingatannya yang tajam, membuat diskusi filosofi menjadi menyenangkan,” tulisnya.
“Tidak pernah secara eksplisit politis, Niamh tidak berterus terang,” tambah dia.
“Dia adalah pemikir yang kritis dan menginginkan kebenaran menang di atas segalanya. Yang paling penting, dia adalah orang yang ramah dan menyenangkan berada di dekatnya," tulis Burgess.
(Rizka Diputra)