Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Risiko Jalani Pola Makan Sekali Sehari, Malah Tingkatkan Kolesterol Loh

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Rabu, 14 Desember 2022 |15:33 WIB
4 Risiko Jalani Pola Makan Sekali Sehari, Malah Tingkatkan Kolesterol Loh
Ilustrasi Diet OMAD. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Memperlambat Respons Insulin

Dibandingkan dengan makan tiga kali per hari, diet makan sehari sekali dapat meningkatkan kadar gula darah puasa, memperlambat respons tubuh terhadap insulin, dan meningkatkan kadar hormon ghrelin. Kondisi ini dapat menyebabkan kamu merasakan lapar yang ekstrem.

Meningkatkan Risiko Hipoglikemia

Salah satu efek makan 1 kali sehari bagi penderita diabetes tipe 2, yaitu meningkatkan risiko hipoglikemia alias kadar gula darah rendah. Hal ini dibuktikan melalui penelitian yang dimuat jurnal Diabetic Medicine pada tahun 2018.

Mual dan Pusing Berputar

Berikutnya, bahaya makan sekali sehari dapat menyebabkan mual, muntah, pusing berputar, tidak berenergi, hingga susah buang air besar.

Selain efek di atas, pola makan sekali sehari bisa membuat kamu lebih rentan mengonsumsi makanan yang tidak sehat, seperti makanan tinggi kalori dan makanan berlemak ketika waktu makan tiba.

Efektivitas diet makan sekali sehari dalam menurunkan berat badan belum terbukti secara ilmiah. Berbagai penelitian menyebut bahwa pola makan tiga kali sehari lebih sehat bagi tubuh dibandingkan makan sehari sekali saja.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement