Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mak Itam, Sang Legenda dari Tanah Minang yang Kini Jadi Kereta Wisata

Antara , Jurnalis-Sabtu, 10 Desember 2022 |13:02 WIB
Mak Itam, Sang Legenda dari Tanah Minang yang Kini Jadi Kereta Wisata
Mak Itam, kembali diaktifkan sebagai kereta wisata (Foto: KAI Divre Sumbar)
A
A
A

PT KAI Divisi Regional (Divre) Sumatera Barat memberikan dukungan penuh untuk pengembangan potensi pariwisata di daerah dengan mengaktifkan kembali lokomotif legendaris Mak Itam di lintas Sawahlunto-Muarakalaban.

"Ini adalah salah satu bentuk kontribusi PT KAI dalam mendorong perekonomian dan pariwisata di Kota Sawahlunto dan sekitarnya," kata Vice President PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional (Divre) II Sumbar, Mohamad Arie Fathurrochman mengutip Antara.

Selain lokomotif uap E1060 (Mak Itam), PT KAI Divre II Sumbar juga mendatangkan lokomotif diesel BB 3037804 dari Padang sebagai sarana pembantu apabila lokomotif Mak Itam mengalami gangguan atau sedang melakukan perawatan.

BACA JUGA: 7 Perjalanan Kereta Api Terbaik dengan View Spektakuler di Italia, Bikin Takjub!
Mak Itam

(Foto: Instagram/@kpkd2sb)

Sedangkan, kereta yang digunakan yaitu kereta I20301 yang merupakan kereta klasik dengan dinding kayu, yang menambah nuansa heritage di KA wisata tersebut.

Arie menyebut aktivasi jalur wisata tersebut bukan hanya kontribusi tunggal dari PT KAI tetapi merupakan kolaborasi tiga BUMN yaitu PT Bio Farma (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero), dan PT Semen Indonesia Grup (Persero) Tbk (SIG).

Ia berharap aktivasi lokomotif dan kereta legendaris itu bisa mendukung pariwisata di Sawahlunto yang tambang batu bara Ombilinya dikenal sebagai warisan dunia UNESCO.

"Diharapkan nantinya dengan beroperasinya kereta api wisata Mak Itam dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Sawahlunto dan memberikan manfaat kepada masyarakat Sawahlunto khususnya, dan Sumatera Barat pada umumnya,” katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement