Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kompres Panas atau Dingin, Penanganan untuk Cedera Otot?

Syifa Fauziah , Jurnalis-Senin, 05 Desember 2022 |21:00 WIB
Kompres Panas atau Dingin, Penanganan untuk Cedera Otot?
Ilustrasi kompres untuk cedera otot. (foto: eMediHealth)
A
A
A

Lantas apa sih bedanya terapi panas dan dingin? Dokter Andreas menjelaskan kedua terapi ini berbeda tergantung fasenya. Biasanya terapi dingin digunakan pada fase awal akut, sedangkan terapi panas digunakan pada fase kronik.

Dia pun memberi contoh, seorang klien cedera umumnya penanganannya pakai terapi dingin masih ada bengkak, kemerahan, dan hangat. Justru dikurangi bengkaknya dengan terapi dingin.

“Tapi ketika bengkak sudah tidak ada, tapi ada nyeri gerak, dan dari penampakan luar sudah tidak kemerahan, penyembuhan dan mengurangi nyerinya, baru kita gunakan terapi panas,” pungkasnya.

(Vivin Lizetha)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement