Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Angela Tanoesoedibjo : Sejak Pandemi COVID-19, Ekonomi Digital Indonesia Meningkat Pesat

Melati Pratiwi , Jurnalis-Sabtu, 19 November 2022 |12:12 WIB
Angela Tanoesoedibjo : Sejak Pandemi COVID-19, Ekonomi Digital Indonesia Meningkat Pesat
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo saat orasi ilmiah wisuda STIE Indonesia Banking School (MPI/Melati)
A
A
A

WAKIL Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi digital Indonesia meningkat pesat selama pandemi COVID-19.

Hal itu disampaikan Angela Tanoesoedibjo dalam Orasi Ilmiah Wisuda STIE Indonesia Banking School Jakarta, Sabtu (19/11/2022).

"Sejak pandemi COVID-19 melanda, ekonomi digital Indonesia meningkat dengan pesat," ujar Angela Tanoe dalam orasi secara virtual.

 BACA JUGA:Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Dampingi Ibu Negara di Spouse Program G-20

Berdasarkan fakta yang dijabarkan, pada semester pertama tahun 2020-2021, ada 21 juta konsumen digital baru dengan peningkatan pengguna internet menyentuh angka lebih dari 70 persen.

"Mencapai 76,8 persen dari total populasi dimana rata-rata masyarakat indonesia menggunakan internet hampir 9 jam per hari," lanjut Angela Tanoe.

 

Tak sampai di situ saja, Angela Tanoe juga membuka fakta dari Bank Indonesia. Tercatat, transaksi melalui SMP, ponsel, dan internet banking di tahun 2021 pun melambung tinggi.

 BACA JUGA:Angela Tanoesoedibjo Dorong Generasi Muda Indonesia Mampu Kembangkan Ekonomi Digital

"Meningkat senilai 39,87 triliun rupiah, dibandingkan pada tahun 2020 , dan volume transaksi digital perbankan 2021 meningkat di atas 56 persen dibandingkan tahun sebelumnya" ucapnya.

Angela Tanoesoedibjo lantas menjelaskan bahwa ekonomi digital Indonesia diproyeksikan tumbuh 20 persen dari tahun 2021. Jumlah ini diprediksikan akan menjadi 146 miliar USD di tahun 2025 serta 330 miliar USD pada tahun 2030 mendatang.

Adapun pernyataan tentang ekonomi digital sendiri sudah pernah dibahas oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam pergelaran KTT G20. Angela pun mengulang kembali sedikit materi yang disampaikan oleh Jokowi mengenai peran ekonomi digital itu sendiri.

"Ekonomi digital adalah kunci masa depan perekonomian dunia menjadi pilar ketahanan di masa pandemi dengan kontribusi 15.5 persen dari PDB global, serta membuka peluang bagi masyarakat kecil agar bisa menjadi bagian dari rantai pasok global," jelas Angela Tanoesoedibjo.

 Ilustrasi

Angela Tanoesoedibjo menilai, dengan akses keuangan merata, menurunnya biaya transaksi, serta kemudahan transaksi, kelak akan semakin besar pula peluang usaha untuk berkembang. Hal ini tentu saja akan berimbas pada terciptanya lapangan pekerjaan baru.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement