Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cara Mengobati Penyakit Lupus, Konsumsi Obat hingga Ubah Gaya Hidup

Pradita Ananda , Jurnalis-Kamis, 17 November 2022 |20:00 WIB
Cara Mengobati Penyakit Lupus, Konsumsi Obat hingga Ubah Gaya Hidup
Cara Mengobati Penyakit Lupus, (Foto: Einstein Med)
A
A
A

2. Minum obat: Meski saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan lupus secara total, namun tetap ada obat- obatan yang tersedia untuk membantu pengidap lupus untuk mengelola gejala lupus dan mencegah lupusnya kambuh. Gejala lupus seseorang bisa berubah seiring waktu. Maka dari itu, dokter bisa saja mengganti obat atau menyesuaikan dosis obat saat ini. Beberapa contoh obat lupus meliputi:

• Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID): Obat ini berfungsi untuk mengurangi pembengkakan dan rasa sakit. Contohnya termasuk obat bebas seperti ibuprofen (Advil, Motrin) dan naproxen (Aleve).

• Obat antimalaria: Obat ini yang digunakan untuk mengobati penyakit menular malaria ini disebutkan bisa mengatasi gejala lupus seperti ruam, nyeri sendi, dan kelelahan kaarena membantu menghentikan pembengkakan yang melebar akibat lupus.

(Cara Mengobati Penyakit Lupus, Foto: Reuters/ George Frey)

• Kortikosteroid: Obat-obatan ini membantu menenangkan sistem kekebalan dan dapat mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.

(Cara Mengobati Penyakit Lupus, Foto: Insider)

• Obat imunosupresif: Bekerja untuk menekan sistem kekebalan tubuh, karena sangat kuat dan dapat menurunkan pertahanan tubuh terhadap infeksi, obat jenis ini biasanya hanya digunakan saat lupusnya sudah parah atau memengaruhi banyak organ.

• Biologis: Biologis adalah obat yang memiliki asal biologis. Belimumab (Benlysta) adalah obat biologis yang digunakan untuk mengobati lupus.

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement