Merujuk pada keterangan Endocrine Society, risiko jangka panjang dari operasi atau bedah bariatrik bisa berupa kekurangan gizi, hernia, muncul jaringan parut, hipoglikemia berat (berkembang 1 hingga 3 jam setelah makan), tulang melemah dan keropos (osteoporosis), neuropati perifer (menyebabkan kerusakan saraf di kaki, kaki, dan tangan), hingga bypass lambung.
Sebagai informasi, beberapa risiko di atas sebenarnya bisa dicegah, seperti dengan mengonsumsi multivitamin untuk membantu mencegah kekurangan nutrisi.
BACA JUGA:Apakah Mata Juling Bisa Diatasi dengan Operasi?
BACA JUGA: Melly Goeslaw Cuma Makan Sesendok Nasi Sudah Kenyang Usai Operasi Bariatrik
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.