Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Unik Wanita Tertinggi di Dunia Pertama Kali Terbang 13 Jam dari Turki ke Amerika

Dita Mawanda , Jurnalis-Rabu, 16 November 2022 |04:50 WIB
Kisah Unik Wanita Tertinggi di Dunia Pertama Kali Terbang 13 Jam dari Turki ke Amerika
Rumeysa Gelgi saat naik pesawat untuk pertama kalinya (Instagram @rumeysagelgi)
A
A
A

RUMEYSA Gelgi yang dijuluki sebagai wanita tertinggi di dunia menggambarkan pengalaman pertamanya naik pesawat. Maskapai Turkish Airlines yang membawanya harus melepaskan enam kursi untuk memberi ruang kepada perempuan asal Turki berusia 25 tahun dengan tinggi badan 215 cm.

Pada 28 September 2022, Turkish Airlines menerbangkan Gelgi dari Istanbul ke San Francisco, Amerika Serikat dengan penerbangan TK-79, menandai kali pertama pemegang Rekor Dunia Guinness sebagai wanita tertinggi di dunia itu mengudara.

Kondisi tubuh Gelgi yang sangat tinggi ini diketahui karena kondisi tulang genetik langka yang disebut sindrom Weaver, memuji maskapai tersebut di Instagram setelah layanan 13 jam yang sukses, ia sekaligus berterima kasih kepada staf maskapai dan tim medis yang telah membantunya.

“Perjalanan tanpa cela dari awal hingga akhir dengan @turkishairlines,” tulis Gelgi dalam postingannya seperti dilansir dari Traveller, Selasa (15/11/2022).

Lanjutnya ia menulis, “Saya tidak mendapat kesempatan untuk mengetahui nama banyak orang yang membantu saya dengan kebaikan, dan dedikasi mereka selama 13 jam di udara. Total sekitar 19 jam dan menyelenggarakan perayaan ‘penerbangan pertama’ di atas awan.”

Ilustrasi

Wanita tertinggi di dunia itu menyimpulkan, jika ini merupakan perjalanan udara pertamanya tetapi bukan juga yang terakhir. Mulai sekarang, ia akan menjadi kehormatan dan kesenangan besar untuk terbang ke berbagai belahan dunia dengan Turkish Airlines.

Beberapa foto penerbangan bersejarah bagi Gelgi yang menunjukkan dirinya berada di dalam pesawat, berbaring di atas tandu dengan kursi-kursi telah dilepas untuk mengakomodasi perawakan yang lebih panjang. Di dalam rangkaian gambar itu, Gelgi disuguhi kue perayaan untuk menandai kesempatatan tersebut.

Turkish Airlines mengatakan kepada Traveller, jika kondisi Gelgi memang memerlukan beberapa tindakan unik.

“Sebuah tandu dipasang di pesawat untuk penumpang kami yang tidak dapat melakukan perjalnanan dengan duduk lama karena skoliosis, dan dengan dukungan khsusus dari tim ground handling kami, penumpang kami dibawa ke pesawat dan melakukan perjalann dengan tandu,” tutur Turkish Airlines.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement