Melalui surat pernyataan itu masing-masing pemkab menjamin blocking seat penerbangan. Penandatanganan disaksikan Staf Ahli Bidang Keselamatan dan Konektivitas Perhubungan Maria Kristi Endah Murni.
"Penandatanganan ini merupakan tindak lanjut pertemuan antara Menteri Perhubungan dengan sejumlah bupati di wilayah Banyumas Raya terkait bagaimana mengoptimalisasikan Bandara Soedirman Purbalingga," kata Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi.
Lebih lanjut, Awaluddin menuturkan Bandara Jenderal Besar Soedirman menjadi satu contoh yang baik dari semangat kolaborasi lintas instansi dalam memperkuat konektivitas udara dan mendukung pertumbuhan perekonomian bagi masyarakat.

AP II bersama maskapai dan pemangku kepentingan lainnya juga tengah membahas rencana pengaktifan kembali rute-rute penerbangan dari dan ke Purbalingga dan diharapkan dalam waktu dekat masyarakat dapat kembali mendapatkan sejumlah pilihan penerbangan di Bandara Jenderal Besar Soedirman.
Bandara Jenderal Besar Soedirman dapat mendukung sektor pariwisata di Purbalingga dan sekitarnya yang memiliki potensi cukup besar dengan sejumlah destinasi wisata terkenal di antaranya adalah Baturraden, Arung Jeram Serayu, Lembah Asri Serang, dan Dieng.