Advertisement
Advertisement

3 Perusahaan Pakai EG Hampir 100%, Peneliti: Ada Unsur Kesengajaan

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Kamis, 10 November 2022 |10:00 WIB
3 Perusahaan Pakai EG Hampir 100%, Peneliti: Ada Unsur Kesengajaan
Ilustrasi Obat Sirup. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

BADAN Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencatatkan kandungan etilen glikol (EG) hampir 100 persen pada 9 sampel obat dari 3 perusahaan yang mereka teliti. Padahal, ambang batas aman EG dalam sediaan obat cair tidak lebih dari 0,1 persen.

Peneliti Keamanan dan Ketahanan Kesehatan Griffith University Australia Dicky Budiman menilai pemerintah kecolongan. Oleh karena itu, diperlukan investigasi menyeluruh sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik.

"Oleh karena itu, sebagai bentuk pertanggungjawaban publik, harus ada investigasi yang menyeluruh. Bukan hanya melibatkan BPOM, tapi Kementerian Kesehatan dan institusi lain yang bahkan belum dilibatkan padahal punya peran juga di sana," papar Dicky Budiman pada MNC Portal, Kamis (10/11/2022).

Ya, Dicky menegaskan bahwa sejatinya bukan hanya dua institusi yang bertanggung jawab dalam masalah serius ini. Misalnya, peran Kementerian Perindustri atau Kementerian Perdagangan, pun peran Bea Cukai dalam memastikan produk impor aman masuk ke Indonesia.

"Artinya, enggak bisa hanya menunjuk dua institusi pemerintah saja yang bertanggung jawab, karena pada dasarnya pemerintah itu kerja kolektif, banyak pihak yang pastinya terlibat. Sekali lagi, itu kenapa penting dilakukan investigasi menyeluruh untuk membongkar masalah ini sampai tuntas," tegasnya.

Masalah gangguan ginjal akut yang terkait dengan cemaran EG dan DEG perlu disikapi serius oleh pemerintah. Terlebih banyak korban jiwa yang tentunya tidak bisa tergantikan oleh apapun. "Jangan sepelekan masalah ini," Dicky mengingatkan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement