Dampaknya beberapa negara mengalami kenaikan kasus, akibat varian XBB. Namun lonjakan kasus, tidak diiringi dengan peningkatan kematian dan kenaikan jumlah perawatan di rumah sakit.
Di Indonesia sendiri, hingga Jumat (4/11) tercatat sebanyak ada 12 kasus XBB terdeteksi. Menurut Syahril kenaikan kasus di Indonesia, disinyalir terjadi seiring dengan ditemukannya varian XBB.
"Kenaikan kasus ini memang masih dalam batas-batas yang tidak menjadikan satu signifikan atau terlalu tinggi dibanding dengan kita subomicron dan lalu yaitu BA 4 maupun BA 5” jelas dr Syahril.
(Vivin Lizetha)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.