MENEKAN laju angka kasus gangguan ginjal akut yang sangat meresahkan para orang tua saat ini, Kementerian Kesehatan diketahui sudah memesan obat Fomepizole.
Obat Fomepizole terus distok oleh Indonesia saat ini, karena menurut pemantauan Kementerian Kesehatan, setelah diberikan kepada beberapa pasien gangguan ginjal akut yang dirawat di RSCM, Jakarta, menunjukkan kondisi perbaikan dari pada sebelumnya dan berangsur-angsur membaik.
Saat rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin secara gamblang membuka dari mana saja asal muasal pasokan vial Fomepizole milik Indonesia. Menkes Budi mengungkap, tidak semua obat tersebut hasil hibah dari negara-negara luar.
Justru stok tahap pertama, Indonesia harus membeli dahulu dari negara tetangga, Singapura.
"Kami awalnya membeli 30 vial Fomepizole dari Singapura. Kami beli, karena informasi yang kami (Kemenkes) terima adalah obat ini hanya ada di Singapura," tutur Menkes Budi, dalam gelaran Raker Komisi IX dengan Menteri Kesehatan RI dan RDP dengan BPOM, dikutip dari kanal Youtube DPR RI, Rabu (2/11/2022).
Setelah melihat ada dampak positif yang ditunjukkan para pasien, barulah Kemenkes yakin menambah jumlah stok obat.
“Baru dari sana, kami coba hubungi beberapa negara lain. Ternyata kami dapat gratis dari Australia sebanyak 16 vial dan yang terbaru 200 vial ini dari Jepang," lanjutnya.
Terkait isu apakah ada indikasi bisnis obat, dibalik kedatangan obat Fomepizole dalam waktu singkat ketika kasus gangguan ginjal akut ini merebak. Menkes menegaskan, tindakan sigap yang ia lakukan semata-mata hanya untuk menyelamatkan nyawa anak-anak Indonesia, agar angka kematian jangan sampai bertambah terus setiap harinya.
“Jadi, kami datangkan obat ini semata-mata untuk menyelamatkan anak Indonesia, tidak ada niat untuk bisnis obat," tambah Menkes Budi.
Sebagai informasi, saat ini stok cadangan Fomepizole sejumlah 150 vial dirasa sudah cukup.
“Kita masih memiliki cadangan sampai 150 anak lagi. Mudah-mudahan dengan menurunnya kasus, karena mereka tidak mengonsumsi obat-obatan yang mengandung senyawa kimia berbahaya tersebut,” tutupnya.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.